Menu

Mode Gelap
Respon Pernyataan Warga Perbatasan Tak Mau Rayakan Kemerdekaan, Bupati Nunukan Rayakan HUT RI 81 di Krayan Cerita Edy Santri, Warga Nunukan yang Setiap Tahun Sisihkan Uang Untuk Beli Bendera Merah Putih dan Dibagikan ke Masyarakat Kabur Setelah Menipu Tiga Petani Rumput Laut Lebih Rp 180 juta, Sansan Diamankan di Bandara Soetta Tangerang Curi Komponen Mobil yang Akan Direparasi, Dua Residivis di Nunukan Kembali Dicokok Polisi Korsleting Mesin Pompa BBM di Sebatik, Api Membakar Teras Rumah dan Mobil Jelang HUT RI 81, LAPAS Nunukan Usulkan Pengurangan Masa Pidana Bagi 5 Tahanan Anak dan Remisi Bagi 982 WBP

Hukrim

Jumlah Tangkapan Narkoba Menurun Drastis, Polres Nunukan : Ada Perubahan Jalur dan Pola Distribusi

badge-check


					Ilustrasi : Pemusnahan narkoba di Mapolres Nunukan bersama unsur Forkopimda. Perbesar

Ilustrasi : Pemusnahan narkoba di Mapolres Nunukan bersama unsur Forkopimda.

NUNUKAN, infoSTI– Polres Nunukan, Kalimantan Utara, mengakui penangkapan narkoba untuk periode 2025, menurun drastis jika dibandingkan 2024.

Kasat Narkoba Polres Nunukan, AKP Rizal Muhammad mengatakan, tren penurunan tangkapan narkoba, tak berarti angka penyelundupan ikut berkurang.

‘’Meski lolos di Nunukan, di daerah lain luar Nunukan, gencar penangkapan,’’ ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Rizal mencontohkan, dua kasus yang baru terjadi, yaitu penangkapan narkoba di Malinau dan di Kota Tarakan, dengan barang bukti masing masing 3 kg.

‘’Jadi ada perubahan pola pengiriman. Dulu dalam setahun, Satreskoba Polres Nunukan bisa mengamankan sampai puluhan kilogram, sekarang hanya jumlah kecil,’’ jelasnya.

Awal 2024, tepatnya di medio Januari – Maret, lanjut Rizal, Satreskoba Polres Nunukan bisa mengamankan sebanyak 86 Kg sabu sabu.

Sementara Tahun 2025, periode Januari – November, Polres Nunukan hanya mengamankan sekitar 15,5 kg saja.

‘’Jalur yang digunakan sudah berubah, mereka tak lagi menggunakan transportasi laut di Pelabuhan Tunon Taka, tapi ada yang langsung lewat perairan menuju perbatasan Malinau, atau lewat jalur darat di wilayah Seimanggaris tembus Balikpapan,’’ katanya lagi.

‘’Jadi kalau dikatakan ada penurunan pengungkapan kasus narkoba diatas 50 persen, itu karena jalur dan pola yang sudah berubah,’’ sambungnya.

Kendati demikian, Rizal menegaskan komitmen perang terhadap narkoba.

Wilayah perbatasan negara, menjadi jalur yang perlu diwaspadai dan diawasi dengan ketat.

‘’Makanya kami koordinasi dengan Satgas Pamtas RI – Malaysia. Jalur perbatasan negara, memiliki banyak celah yang semua bisa menjadi jalur distribusi,’’ kata dia.

‘’Mari sama sama awasi, laporkan jika ada potensi penyelundupan narkoba. Kita synergy untuk memberantas narkoba,’’ tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim