Menu

Mode Gelap
Kasus Investasi Bodong Nunukan, Polisi Tetapkan Dua Perempuan Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan Tangkapan Narkoba Polres Nunukan Turun Drastis, Begini Penjelasan Kapolres Heboh Isu SARA di Nunukan, Polisi Sebut Ulah Hacker yang Bertujuan Membuat Kekacauan di Bulan Agustus Rapat Paripurna APBD Perubahan 2026, Alokasi Anggaran Turun, DPRD Merekomendasikan Optimalisasi PAD Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Tas Hitam di Pulau Sebatik Bupati Nunukan Pastikan Prioritas Pembangunan Jalan Krayan, Dibangun Dengan Skema Multiyears Untuk Periode 2027–2029

Hukrim

Jumlah Tangkapan Narkoba Menurun Drastis, Polres Nunukan : Ada Perubahan Jalur dan Pola Distribusi

badge-check


					Ilustrasi : Pemusnahan narkoba di Mapolres Nunukan bersama unsur Forkopimda. Perbesar

Ilustrasi : Pemusnahan narkoba di Mapolres Nunukan bersama unsur Forkopimda.

NUNUKAN, infoSTI– Polres Nunukan, Kalimantan Utara, mengakui penangkapan narkoba untuk periode 2025, menurun drastis jika dibandingkan 2024.

Kasat Narkoba Polres Nunukan, AKP Rizal Muhammad mengatakan, tren penurunan tangkapan narkoba, tak berarti angka penyelundupan ikut berkurang.

‘’Meski lolos di Nunukan, di daerah lain luar Nunukan, gencar penangkapan,’’ ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Rizal mencontohkan, dua kasus yang baru terjadi, yaitu penangkapan narkoba di Malinau dan di Kota Tarakan, dengan barang bukti masing masing 3 kg.

‘’Jadi ada perubahan pola pengiriman. Dulu dalam setahun, Satreskoba Polres Nunukan bisa mengamankan sampai puluhan kilogram, sekarang hanya jumlah kecil,’’ jelasnya.

Awal 2024, tepatnya di medio Januari – Maret, lanjut Rizal, Satreskoba Polres Nunukan bisa mengamankan sebanyak 86 Kg sabu sabu.

Sementara Tahun 2025, periode Januari – November, Polres Nunukan hanya mengamankan sekitar 15,5 kg saja.

‘’Jalur yang digunakan sudah berubah, mereka tak lagi menggunakan transportasi laut di Pelabuhan Tunon Taka, tapi ada yang langsung lewat perairan menuju perbatasan Malinau, atau lewat jalur darat di wilayah Seimanggaris tembus Balikpapan,’’ katanya lagi.

‘’Jadi kalau dikatakan ada penurunan pengungkapan kasus narkoba diatas 50 persen, itu karena jalur dan pola yang sudah berubah,’’ sambungnya.

Kendati demikian, Rizal menegaskan komitmen perang terhadap narkoba.

Wilayah perbatasan negara, menjadi jalur yang perlu diwaspadai dan diawasi dengan ketat.

‘’Makanya kami koordinasi dengan Satgas Pamtas RI – Malaysia. Jalur perbatasan negara, memiliki banyak celah yang semua bisa menjadi jalur distribusi,’’ kata dia.

‘’Mari sama sama awasi, laporkan jika ada potensi penyelundupan narkoba. Kita synergy untuk memberantas narkoba,’’ tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim