Menu

Mode Gelap
Atlet Fitness Nunukan Tampil Dalam Pelantikan PERBAFI, Pemanasan Jelang Porprov Kaltara 2026 di Malinau Penggerebekan Diduga Bocor, Polisi Bakar Arena Sabung Ayam Tanjung Cantik RDP Menyoal Asrama dan Beasiswa Tanpa Hasil, DPRD Kecewa Mahasiswa Tinggalkan Ruang Rapat Tanpa Mau Dengar Penjelasan Jumlah Anak Tak Sekolah di Nunukan Mencapai Lebih 5000 Anak, DPRD Desak Pemda Perbanyak Sekolah Paket Anak Pedalaman Lumbis Berangkat Sekolah Dengan Bertaruh Nyawa, DPRD Usulkan Pengadaan Long Boat Layak Banyak Guru Mengajar Tak Sesuai SK Penempatan, DPRD Nunukan Sentil Dinas Pendidikan

Kaltara

Cek Stok dan Harga Beras di Nunukan, BAPANAS dan Polisi Temukan Penjualan Rata Rata Diatas HET

badge-check


					BAPANAS bersama Polisi mengecek stok dan harga beras di Kabupaten Nunukan untuk memastikan stabilitas pangan di perbatasan RI - Malaysia. Dok.Polres Nunukan. Perbesar

BAPANAS bersama Polisi mengecek stok dan harga beras di Kabupaten Nunukan untuk memastikan stabilitas pangan di perbatasan RI - Malaysia. Dok.Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI, bersama polisi lakukan pengecekan harga dan stok beras di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, untuk memastikan stabilitas pangan di perbatasan RI – Malaysia.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan mengatakan, pengecekan harga dan stok beras di sejumlah pasar tradisional Nunukan, melibatkan Unit Tipidter Satreskrim Polres Nunukan, Subdit Indagsi Polda Kaltara, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan.

‘’Pengawasan ini dilakukan sebagai upaya memastikan stabilitas pangan tetap terjaga dan harga beras tetap terkendali di tengah kebutuhan masyarakat,’’ ujar Sunarwan, Jumat (21/11/2025).

Pengecekan dilakukan di sejumlah lokasi. Antara lain, Pasar Inhutani, Distributor serta pengecer.

Di Toko Amanah Pasar Inhutani, contohnya, petugas BAPANAS melakukan pengambilan sampel beras merek Mawar Melati dan 2 Ketupat, sekaligus meninjau standar penyimpanan beras di gudang.

Sementara di distributor, tim melakukan pengecekan dan penekanan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Adapun di tingkat pengecer, dilakukan pengawasan stabilisasi harga beras SPHP.

Hasil pengecekan harga,

  • Beras Premium dibanderol Rp 15.900/Kg dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.400.
  • Beras Medium dijual Rp 15.400/Kg dari HET Rp 14.000.
  • Beras SPHP dijual Rp 13.000/Kg dari HET di Kalimantan Rp 13.100.

Sunarwan mengatakan, jika mengacu pada SK Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor: SK/375/2025, HET beras wilayah Kalimantan ditetapkan Rp 15.400 untuk kategori Premium dan Rp 14.000 untuk kategori Medium.

‘’Meskipun sebagian harga melampaui HET, stok beras di wilayah Kabupaten Nunukan dipastikan dalam kondisi stabil dan mencukupi,’’ jelasnya.

Untuk alasan penjualan diatas HET, Sunarwan menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor.

  1. Biaya akomodasi transportasi kapal swasta
  2. Ongkos buruh angkut
  3. Tingginya harga dari Produsen di Sulawesi dan Surabaya.

‘’Jalur distribusi melalui kapal pengangkut barang dari Sulawesi dan Surabaya juga dilaporkan berjalan normal,’’ tutup Sunarwan.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara