Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Advertorial

Tim Kemenkeu Monitoring Pemanfaatan Dana Transfer Pusat untuk Pembangunan Pulau Sebatik

badge-check


					Direktorat Dana Transfer Umum (Dit. DTU) Jack Subarja beserta rombongan dari Kementrian Keuangan, melakukan monitoring pembangunan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, Selasa (4/11/2025). Dok.Prokopim. Perbesar

Direktorat Dana Transfer Umum (Dit. DTU) Jack Subarja beserta rombongan dari Kementrian Keuangan, melakukan monitoring pembangunan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, Selasa (4/11/2025). Dok.Prokopim.

NUNUKAN, infoSTI – Direktorat Dana Transfer Umum (Dit. DTU) Jack Subarja beserta rombongan dari Kementrian Keuangan, melakukan monitoring pembangunan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, Selasa (4/11/2025).

Agenda ini, menindaklanjuti perintah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang meminta ada peninjauan lapangan untuk implementasi dana transfer ke daerah.

Apakah implementasinya tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, atau tidak.

Monitoring, mencakup aliran DAU di bidang kesehatan, serta memastikan efektivitas penggunaan dana Treasury Deposit Facility (TDF) yang dimiliki oleh Pemda.

Tim, meninjau perbaikan/rehab Puskesmas Sei Taiwan, rekonstruksi jalan menuju Embung Lapri, rekonstruksi jalan Puskesmas Lallesalo serta rekuntruksi jalan Kampung Tellang, Poros Lama dan Poros Baru.

“Setelah kami turun langsung ke lapangan, kita melihat ternyata memang dana tersebut sangat memberikan manfaat kepada masyarakat luas,’’ ujar Jack Subarja.

Ia menegaskan, kunjungan langsung ini, memberikan gambaran jelas, bahwa dana-dana tersebut masih sangat dibutuhkan oleh daerah.

Anggaran DAU maupun TDF, sangat mendukung pembangunan dan lebih mendorong peningkatan layanan public, seperti Puskesmas, Rumah Sakit serta infrastruktur daerah lainnya.

Jack bahkan menambahkan catatan, kebutuhan ambulan air yang menurutnya cukup prioritas. Catatan tersebut, akan ia sampaikan ke Menkeu untuk menjadi prioritas.

‘’Semoga dana-dana yang dikirim ke daerah dipergunakan sesuai dengan peruntukkan, untuk pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,’’ kata Jack.

Turut mendampingi monitoring, Asisten Administrasi Umum, Tenaga Ahli Program SKALA, perwakilan BPKAD Nunukan, Kaban Bapenda Nunukan, Kadis Kesehatan Nunukan, dan Dinas PUPR Nunukan.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial