Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Advertorial

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Pulau Sebatik, Jabbar : Jadikan Dunia Digital Sebagai Ladang Dakwah

badge-check


					Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025). Dok.Pemkab Nunukan. Perbesar

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025). Dok.Pemkab Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Jabbar, memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Sebatik, Rabu (22/10/2025).

Dengan peringatan Hari Santri bertajuk ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia’, mencerminkan tekad dan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan.

Hari Santri, kata Jabbar, harus menjadi momentum kebangkitan Santri Indonesia.

Santri sekarang, tidak hanya sebatas menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia.

“Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri sekarang ini,” ujar Jabbar.

Jabbar juga berpesan kepada para santri agar terus merawat tradisi pesantren, dan menjadi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya.

“Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, juga ke ranah internasional,” ujarnya lagi.

Selain para santri di wilayah Sebatik, Upacara juga diikuti oleh Jajaran Forkopimcam, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, tokoh-tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Pulau Sebatik.

Diakhir acara, Jabbar menyerahkan Satya Lencana Karya Satya XX Tahun kepada Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, dan penghargaan kepada Santriwan dan santriwati yang berprestasi.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial