Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gardu Listrik PLN di Jalan RA Kartini, Warga Panik dan Trauma DPRD Nunukan Usulkan Penambahan Anggaran Untuk Perbaikan Jalan di Dataran Tinggi Krayan Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi

Kaltara

Panik Kemaluan Anaknya Terjepit Resleting Celana, Seorang Warga di Sebatik Lapor Damkar

badge-check


					Petugas Damkar di Sebatik berhasil menyelamatkan bocah 9 tahun yang kemaluannya terjepit resleting. Dok.Disdamkar. Perbesar

Petugas Damkar di Sebatik berhasil menyelamatkan bocah 9 tahun yang kemaluannya terjepit resleting. Dok.Disdamkar.

NUNUKAN, infoSTI – Bocah kelas 3 SD, warga Jalan Bhayangkara, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, meringis kessakitan karena kemaluannya terjepit resleting celana.

Ia mencoba meminta orang tuanya untuk melepaskan jepitan yang sangat menyakitkan tersebut, namun orang tua justru panik melihat ekspresi anaknya, sehingga buru buru melapor ke Damkar.

‘’Kami mendapat telfon warga yang meminta tolong agar menolong kasus anak anak yang kemaluannya terjepit resleting, kemarin sore,’’ ujar Danton Damkar Sebatik Timur, Dwi Subakti, melalui pesan tertulis, Jumat (17/10/2025).

Bocah berusia 9 tahun tersebut, terus meringis kesakitan sembari memegang erat resleting celana yang menjepit bagian paling vital miliknya.

Menurut cerita si bocah, ia terburu buru untuk pergi mengaji sepulang sekolah.

‘’Karena terburu buru, kemaluannya tersangkut resleting celana. Kemungkinan celana ia pakai sambil bergerak,’’ katanya lagi.

Petugas Damkar langsung mengambil tindakan. Dengan peralatan seadanya, petugas secara hati-hati mencoba melepas jepitan dan berusaha agar si anak tidak terluka.

‘’Tindakan pertolongan kita lakukan sekitar 20 menit. Alhamdulillah prses rescue berjalan lancar tanpa menimbulkan luka,’’ kata Dwi.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara