Menu

Mode Gelap
Kapolda Kaltara Kunjungi Pulau Sebatik, Cek Kesiapan Pos Pelayanan dan Pengamanan Lebaran 2026 Senyum Bahagia Anak Anak TKI Malaysia Saat Jembatan Menuju Sekolahnya Selesai Dibangun : Terima Kasih Sangat Buat Bapak Kapolda   Saat Pekik Merdeka Diteriakkan Warga Perbatasan RI – Malaysia Sambil Menanam Padi di Tengah Jalan Berlumpur Tiga Unit Rumah Guru SD di Pedalaman Sembakung Terbakar, Damkar Minta Maaf Karena Lokasi Tak Terjangkau Saat MBG Dinikmati Sejumlah Siswa Siswi Anak TKI Malaysia di Pulau Sebatik Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif

Kaltara

Kompor Gas, Sebabkan Tiga Rumah Warga di Krayan Terbakar

badge-check


					Warga Pa' Betung, Krayan Timur, bergotong royong membersihkan puing sisa kebakaran di rumah Efendy Balang (45). Rumah Efendy terbakar Minggu (5/10/2025) malam, diduga akibat lupa matikan kompor gas. Dok.Lianthony. Perbesar

Warga Pa' Betung, Krayan Timur, bergotong royong membersihkan puing sisa kebakaran di rumah Efendy Balang (45). Rumah Efendy terbakar Minggu (5/10/2025) malam, diduga akibat lupa matikan kompor gas. Dok.Lianthony.

NUNUKAN, infoSTI – Peristiwa kebakaran, terjadi di Desa Long Sepayang, Wilayah Pa’Betung, Krayan Timur, Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 21.10 wita.

Akibat peristiwa ini, satu rumah ludes terbakar, dan dua rumah lain terdampak kebakaran.

Camat Krayan Timur, Lianthony menuturkan, rumah yang terbakar diketahui milik Efendi Balang (45).

‘’Kebakaran rumah Pak Efendi, berdampak pada dua rumah lain, yaitu milik Pak Mathinus Dawat (75) dan Pak Marten (60),’’ ujar Lianthony, dihubungi Senin (6/10/2025).

Awalnya, tetangga korban, Bill Clinton yang keluar rumah untuk menuju WC, melihat asap muncul dari dapur salah satu tetangganya.

Iapun bergegas melihat sumber api. Bill melihat kompor gas yang sudah mengeluarkan asap hitam, sehingga ia langsung berteriak memanggil pemilik rumah dan membantu mereka keluar rumah untuk segera menyelamatkan diri dan mencari bantuan tetangga lain.

Api demikian cepat membakar rumah Efendi Balang yang terbuat dari kayu, dan merembet ke dua rumah tetangga lainnya.

“Api baru berhasil dipadamkan oleh warga masyarakat sekitar pukul 23.30 wita,’’ kata Liantony.

Terdapat 17 korban terdampak dari 3 rumah yang terbakar.

Terdiri dari 8 orang di rumah Efendi Balang.

Sebanyak 4 orang di rumah Martinus Dawat, dan 5 orang di rumah Marten Sigar.

Adapun kerugian materiil, diperkirakan mencapai Rp 508 juta, dengan rincian, rumah Efendi Balang sebesar Rp 500 juta.

Rumah Martinus Dawat Rp 2,5 juta, dan rumah Marten Sigar Rp 5,5 juta.

‘’Hasil pemeriksaan di TKP, kebakaran terjadi akibat lupa mematikan kompor. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa semalam,’’ kata Lianthony.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara