Menu

Mode Gelap
Kapolda Kaltara Kunjungi Pulau Sebatik, Cek Kesiapan Pos Pelayanan dan Pengamanan Lebaran 2026 Senyum Bahagia Anak Anak TKI Malaysia Saat Jembatan Menuju Sekolahnya Selesai Dibangun : Terima Kasih Sangat Buat Bapak Kapolda   Saat Pekik Merdeka Diteriakkan Warga Perbatasan RI – Malaysia Sambil Menanam Padi di Tengah Jalan Berlumpur Tiga Unit Rumah Guru SD di Pedalaman Sembakung Terbakar, Damkar Minta Maaf Karena Lokasi Tak Terjangkau Saat MBG Dinikmati Sejumlah Siswa Siswi Anak TKI Malaysia di Pulau Sebatik Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif

Kaltara

Tak Kuat Menanjak Sebuah Mobil Pikap Bermuatan Barang Dagangan di Pulau Sebatik Terguling Masuk Parit

badge-check


					Laka lantas di Sebatik, Minggu (21/9/2025). Pikap bermuatan barang dagangan terguling masuk parit akibat tak kuat menanjak. Dok. Polres Nunukan. Perbesar

Laka lantas di Sebatik, Minggu (21/9/2025). Pikap bermuatan barang dagangan terguling masuk parit akibat tak kuat menanjak. Dok. Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah mobil pikap dengan Nomor Polisi DD 8647 Y, terguling di sebuah jalan tanjakan, di Jalan Perintis, RT 07, Desa Binalawan, Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (21/9/2025).

Barang muatan yang terdiri dari Sembako, plastik dan barang dagangan lain, berhamburan saat mobil terguling.

‘’Peristiwa laka lantas mobil pikap terguling di Sebatik, terjadi Minggu 21 September 2025 sekitar pukul 07.30 wita. Itu laka tunggal karena OC (out of control,’’ ujar Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, dikonfirmasi, Senin (22/9/2025).

Kejadian di pagi hari tersebut, membuat masyarakat sekitar segera memberikan bantuan dengan membantu evakuasi supir pikap, sekaligus membereskan barang dagangan yang berhamburan.

Puluhan warga tua muda, anak anak dan dewasa, terlihat bahu membahu membantu mengumpulkan barang muatan pikap.

Bahkan beberapa anak terlihat memilah telur yang masih utuh dan masih layak jual, untuk ditata di rak telur.

Sunarwan mengatakan, mobil pikap tersebut, dikemudikan oleh Roi (28) warga Jalan Pangeran Antasari, RT 08, Nunukan Timur.

Mobil dengan muatan penuh dagangan tersebut, melaju dari arah Pelabuhan Feri Liang Bunyu menuju Mantikas, Desa Binalawan dengan kecepatan tinggi.

Saat berada di pertengahan tanjakan, Roi tak mampu mengendalikan mobil, sampai akhirnya mobil terguling masuk parit.

‘’Mobil mengalami kerusakan kap bodi samping bagian belakang sebelah kanan pecah dan kap samping bagian depan lecet. Sedangkan Roi, mengalami lecet paha kiri akibat benturan tehel yang di muat,’’ kata Sunarwan.

‘’Kerugian materi belum ditaksir,’’ imbuhnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara