Menu

Mode Gelap
Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif DPRD Kaltara Usulkan Pembentukan Tim Penyelesaian Konflik Perkebunan Tingkat Provinsi Bahas Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air di Sungai Kayan, Arming : Harus Mensejahterakan Masyarakat di Kawasan Sungai Banjir Tahunan di Perbatasan RI – Malaysia, DPRD Kaltara Desak Penanganan Komprehensif Lapas Nunukan Usulkan Remisi Hari Raya Idul Fitri Bagi 885 Warga Binaan Pemasyarakatan Arus Mudik Penumpang Kapal Pada Lebaran 2026 di Perbatasan RI – Malaysia Turun 20 Persen

Kaltara

Rumah 2 Lantai di Pulau Sebatik Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

badge-check


					Kebakaran rumah dua lantai di Pulau Sebatik, Sabtu (18/9/2025) tengah malam. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Kebakaran rumah dua lantai di Pulau Sebatik, Sabtu (18/9/2025) tengah malam. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Rumah permanen dua lantai di Jalan Bhakti Husada, RT 04, Sungai Nyamuk, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, terbakar hebat, Kamis (18/9/2025) malam.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin,  mengatakan, laporan kebakaran dari warga diterima sekitar pukul 23.38 Wita.

‘’ Rumah yang terbakar, adalah milik H.Rustam (61). Kebakaran diduga akibat dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berada di lantai dua,’’ ujarnya, melalui pesan tertulis, Jumat (19/9/2025).

Sebanyak 4 mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran.

Terdiri dari 2 mobil pemadam dari sektor Sebatik Timur, dan 2 mobil lain dari sektor Sebatik Utara.

Petugas juga melokalisir kebakaran agar tidak merembet, terlebih lokasi kebakaran adalah daerah perkotaan dan padat penduduk.

‘’Api baru bisa dijinakkan sekitar 30 menit. Proses pendinginan berlangsung sampai dengan pukul 02.00 Wita,’’ jelas Wahyudi.

Dalam peristiwa ini, satu unit rumah dua lantai milik H.Rustam ludes terbakar, dan satu rumah terdampak.

‘’Tidak ada korban luka ataupun korban jiwa. Kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah,” kata Wahyudi.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara