Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Kaltara

Peringati HUT 80 TNI AL, LANAL Nunukan Berikan Bantuan dan Tali Asih Bagi Warakawuri dan Yatim Piatu

badge-check


					Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik memberikan santunan kepada Warakawuri pada peringatan HUT 80 TNI AL, Senin (8/9/2025). Dok.Penerangan LANAL Nunukan. Perbesar

Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik memberikan santunan kepada Warakawuri pada peringatan HUT 80 TNI AL, Senin (8/9/2025). Dok.Penerangan LANAL Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Pangkalan TNI AL (LANAL) Nunukan, Kalimantan Utara membagikan santunan kepada Warakawuri dan anak yatim piatu, dalam rangkaian HUT 80 TNI AL, Senin (8/9/2025).

Komandan LANAL Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik mengatakan, pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian sosial.

Santunan yang diberikan bukan hanya berupa bantuan materi, namun juga sebagai simbol penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pendahulu TNI AL yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kejayaan laut Nusantara.

‘’Warakawuri sebagai keluarga pahlawan bangsa senantiasa menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah TNI AL. Sementara anak yatim, merupakan generasi penerus bangsa yang harus selalu mendapat perhatian dan dukungan,’’ ujarnya.

Primayantha menegaskan, jalinan komunikasi dengan Warakawuri harus tetap berlanjut,

ikatan emosional dan semangat kebersamaan juga kesadaran sosial seperti ini, harus dibudayakan agar para keluarga prajurit memiliki jiwa sosial dan kemanusiaan yang tinggi.

“Kiranya kepedulian sosial seperti ini dapat menjadi contoh dan ajakan bagi saudara-saudara kita yang lain, untuk turut memikirkan dan memiliki rasa kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Pemberian tali asih ini tambahnya, hendaknya jangan hanya dilihat dari nilai dan harga barang tersebut.

Tetapi lihatlah sebagai salah satu bentuk perhatian dinas sebagai warga dan prajurit TNI Angkatan Laut, dengan harapan dapat meringankan dan bermanfaat bagi para warakawuri yang mendapatkannya.

‘’Momentum HUT TNI AL ke-80 ini menjadi pengingat bahwa TNI AL akan terus berkomitmen untuk mengabdi dengan tulus, menjaga persatuan, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia,’’ tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara