Menu

Mode Gelap
Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif DPRD Kaltara Usulkan Pembentukan Tim Penyelesaian Konflik Perkebunan Tingkat Provinsi Bahas Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air di Sungai Kayan, Arming : Harus Mensejahterakan Masyarakat di Kawasan Sungai Banjir Tahunan di Perbatasan RI – Malaysia, DPRD Kaltara Desak Penanganan Komprehensif Lapas Nunukan Usulkan Remisi Hari Raya Idul Fitri Bagi 885 Warga Binaan Pemasyarakatan Arus Mudik Penumpang Kapal Pada Lebaran 2026 di Perbatasan RI – Malaysia Turun 20 Persen

Hukrim

Polisi Periksa 30 Orang Saksi Pada Kasus Dugaan SPK Fiktif BPD Kaltimtara, Begini Modus Operandinya

badge-check


					Direskrimsus Polda Kaltara menggeledah BPD Kaltimtara atas dugaan SPK fiktif Rp 275 miliar lebih. Dok. Direskrimsus Polda Kaltara. Perbesar

Direskrimsus Polda Kaltara menggeledah BPD Kaltimtara atas dugaan SPK fiktif Rp 275 miliar lebih. Dok. Direskrimsus Polda Kaltara.

NUNUKAN, infoSTI – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kalimantan Utara melakukan penggeledahan serentak di beberapa gedung Bank Kaltimtara pada Jumat (15/8/2025).

Penggeledahan ini dilakukan di tiga lokasi, yaitu Kantor Wilayah Kaltara, Kantor Cabang Tanjung Selor, dan Kantor Cabang Nunukan.

Direktur Reskrimsus Polda Kaltara, Kombespol Dadan Wahyudi mengatakan, polisi telah memeriksa 30 orang saksi sejak kasus ini naik ke penyidikan pada 29 Juli 2025.

‘’Kita sudah periksa 30 orang saksi, mulai Pimpinan Kantor Wilayah, Pimpinan Kantor Cabang yang menjabat sesuai tempus, sampai para officer selaku analis kredit,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Sabtu (16/8/2025).

Penyidikan sementara, polisi menguak fakta untuk modus operandi yang digunakan.

Yaitu, debitur yang terafiliasi Indi Daya Grup, mengajukan 47 fasilitas kredit modal kerja (KMK) ke BPD Kaltimtara.

‘’Uang kredit diambil dengan jaminan SPK fiktif, sehingga terjadi indikasi kerugian keuangan Negara,’’ jelasnya.

Kendati demikian, belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.

Sebelumnya diberitakan, Direskrimsus Polda Kaltara, melakukan penggeledahan serempak terhadap tiga unit gedung Bank Kaltimtara, Jumat (15/8/2025).

Masing masing Kantor Wilayah, Kantor Cabang Tanjung Selor dan Kantor Cabang Nunukan.

Penggeledahan, dimulai pukul 14.00 wita hingga pukul 21.00 wita.

Direktur Reskrimsus Polda Kaltara Kombespol Dadan Wahyudi menjelaskan, penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian 47 fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) serta pengadaan barang/jasa/proyek yang diduga menggunakan jaminan Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif.

“Total nilai dari 47 fasilitas kredit tersebut mencapai Rp 275,2 miliar,” kata Dadan.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim