Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gardu Listrik PLN di Jalan RA Kartini, Warga Panik dan Trauma DPRD Nunukan Usulkan Penambahan Anggaran Untuk Perbaikan Jalan di Dataran Tinggi Krayan Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi

Kaltara

Ruko Untuk Berjualan Plastik di Pulau Sebatik Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

badge-check


					Petugas Damkar Nunukan, berupaya memadamkan kebakaran di Ruko yang menjual peralatan plastik di Pulau Sebatik. Dok.Disdamkar. Perbesar

Petugas Damkar Nunukan, berupaya memadamkan kebakaran di Ruko yang menjual peralatan plastik di Pulau Sebatik. Dok.Disdamkar.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah bangunan Rumah Toko (Ruko) dua lantai di Jalan Haji Beddu Rahim, RT 09, Sei Pancang, Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, terbakar hebat, Minggu (10/8/2025) siang.

Plt Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan, ruko tersebut, ditempati oleh penyewa bernama Andi Fajar, dan digunakan sebagai toko penjualan peralatan plastik untuk rumah tangga dan mainan anak.

“Peristiwa kebakaran terjadi pukul 14.00 wita,” ujarnya melalui pesan tertulis.

Dinas Pemadam Kebakaran, menurunkan 5 unit mobil pemadam.

Terdiri dari dua unit armada dari Pos Damkar Sebatik Utara dan tiga unit mobil dari Sebatik Timur.

Wahyudi menambahkan, petugas sempat terkendala dalam memadamkan kobaran api.

“Pintu Ruko terkunci, penyewa Ruko sudah berusaha membuka kunci, tapi gagal. Anak kuncinya patah di dalam, sementara gemboknya sudah terpapar radiasi panas,” urai Wahyudi.

Proses pemadaman, berlangsung sekitar setengah jam lebih.

Api cepat membesar karena bahan yang terbakar, adalah peralatan berbahan plastik.

Saat kebakaran terjadi, penyewa Ruko sedang tidak ada dirumah.

“Kebakaran diduga akibat korsleting,” imbuhnya.

“Tidak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa kebakaran ini, sementara kerugian materi akibat kebakaran masih dalam proses perhitungan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara