Menu

Mode Gelap
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Tas Hitam di Pulau Sebatik Bupati Nunukan Pastikan Prioritas Pembangunan Jalan Krayan, Dibangun Dengan Skema Multiyears Untuk Periode 2027–2029 Operasi Narkoba di Sebatik Barat, Polisi Amankan 4 Pemain Sabu Sabu, Sita 33 Paket Hemat Siap Edar Harga Rumput Laut Nunukan Mencapai Rp 31.000/Kg, Upah Pengikat Bibit Naik, Jumlah Produksi Ikut Terdongkrak Sudah 8 Bulan Kasus Dugaan Korupsi Koperasi PNS Nunukan Belum Masuk Persidangan, Polisi : Bakal Ada ASN Jadi Tersangka Baru Diterpa Angin Kencang, Sekitar 12 Atap Bangunan di Pedalaman Sebuku Porak Poranda, Termasuk Gedung SMP

Kaltara

Sebuah Kapal Bermuatan Sembako Dilaporkan Tenggelam di Perairan Perbatasan RI – Malaysia, Dua Orang Hilang

badge-check


					Prajurit TNI AL Nunukan melaukan operasi pencarian 2 ABK kapal Sembako yang tenggelam di Perairan Tj Aru, Pulau Sebatik, Minggu (20/7/2025). Dok.LANAL Nunukan. Perbesar

Prajurit TNI AL Nunukan melaukan operasi pencarian 2 ABK kapal Sembako yang tenggelam di Perairan Tj Aru, Pulau Sebatik, Minggu (20/7/2025). Dok.LANAL Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kapal bermuatan Sembako, dilaporkan tenggelam di perairan Sebatik, perbatasan RI – Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara.

Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik mengatakan, peristiwa tenggelamnya kapal bermuatan Sembako, dilaporkan warga pemilik perahu, ke Pos TNI AL, Jumat (20/7/2025) sekitar pukul 10.00 wita.

‘’Kami menerima laporan dari Arman, warga Desa Bukit Aru Indah, Sebatik Timur, bahwa perahu miliknya yang bermuatan sembako, tenggelam di Perairan Tanjung Aru,’’ ujarnya, saat dihubungi.

Kapal tersebut, dinakhodai oleh Hasim Bin Hatta atau biasa dipanggil Acok, dan terdapat 2 ABK, masing masing Rahmat dan Arifin Nurman.

Sejauh ini, baru satu ABK yang ditemukan selamat atas nama Arifin Nurman (29).

‘’Saudara Arifin ditemukan oleh ABK kapal regular yang akan berangkat ke Tarakan, Sadewa Ekspress, dan dievakuasi ke Puskesmas Sebatik Timur,’’ imbuhnya.

Dari pengakuan Arifin, kapal yang ia naiki, tenggelam akibat angin kencang dan gelombang kuat yang terjadi pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 23.00 wita.

Sampai berita ini dirilis, Prajurit TNI AL Nunukan, masih melakukan pencarian terhadap 2 korban lain, Hasim dan Rahmat.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara