Menu ✖

Mode Gelap
Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG Sebanyak 12 SPPG Wilayah Tengah Diresmikan, Dipusatkan di Pulau Sebatik

Kaltara

Sebuah Kapal Bermuatan Sembako Dilaporkan Tenggelam di Perairan Perbatasan RI – Malaysia, Dua Orang Hilang

badge-check


					Prajurit TNI AL Nunukan melaukan operasi pencarian 2 ABK kapal Sembako yang tenggelam di Perairan Tj Aru, Pulau Sebatik, Minggu (20/7/2025). Dok.LANAL Nunukan. Perbesar

Prajurit TNI AL Nunukan melaukan operasi pencarian 2 ABK kapal Sembako yang tenggelam di Perairan Tj Aru, Pulau Sebatik, Minggu (20/7/2025). Dok.LANAL Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kapal bermuatan Sembako, dilaporkan tenggelam di perairan Sebatik, perbatasan RI – Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara.

Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik mengatakan, peristiwa tenggelamnya kapal bermuatan Sembako, dilaporkan warga pemilik perahu, ke Pos TNI AL, Jumat (20/7/2025) sekitar pukul 10.00 wita.

‘’Kami menerima laporan dari Arman, warga Desa Bukit Aru Indah, Sebatik Timur, bahwa perahu miliknya yang bermuatan sembako, tenggelam di Perairan Tanjung Aru,’’ ujarnya, saat dihubungi.

Kapal tersebut, dinakhodai oleh Hasim Bin Hatta atau biasa dipanggil Acok, dan terdapat 2 ABK, masing masing Rahmat dan Arifin Nurman.

Sejauh ini, baru satu ABK yang ditemukan selamat atas nama Arifin Nurman (29).

‘’Saudara Arifin ditemukan oleh ABK kapal regular yang akan berangkat ke Tarakan, Sadewa Ekspress, dan dievakuasi ke Puskesmas Sebatik Timur,’’ imbuhnya.

Dari pengakuan Arifin, kapal yang ia naiki, tenggelam akibat angin kencang dan gelombang kuat yang terjadi pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 23.00 wita.

Sampai berita ini dirilis, Prajurit TNI AL Nunukan, masih melakukan pencarian terhadap 2 korban lain, Hasim dan Rahmat.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara