Menu

Mode Gelap
138 Calhaj Nunukan Diberangkatkan 4 Mei 2026, Jalur Penerbangan Melewati Samudera Hindia, Jam Penerbangan Bertambah 3 Jam Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar

Advertorial

Hari Pertama Sekolah, MBG Dilaunching di Dua Kecamatan di Pulau Sebatik

badge-check


					Ilustrasi : Salah satu murid sekolah SD di Nunukan mengacungkan jempol saat menerima menu MBG di kelasnya, (Dok.Chandra). Perbesar

Ilustrasi : Salah satu murid sekolah SD di Nunukan mengacungkan jempol saat menerima menu MBG di kelasnya, (Dok.Chandra).

NUNUKAN, infoSTI – Hari pertama sekolah pada tahun ajaran baru 2025 – 2026, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dilaunching di dua kecamatan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, yang merupakan perbatasan RI – Malaysia.

‘’Tepat hari pertama sekolah, Senin 14 Juli 2025, Kabupaten Nunukan mendapat penambahan program MBG, di Kecamatan Sebatik Timur dan Kecamatan Sebatik Utara,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan Nunukan, Akhmad, saat dihubungi.

Launching MBG, menjadi salah satu kabar gembira dan penyemangat para murid sekolah yang baru.

Para murid yang diantarkan oleh orang tuanya di Pulau Sebatik juga terlihat riang gembira dan tidak ada pemandangan anak anak yang merajuk tak mau masuk ke dalam kelas karena malu.

‘’Semua anak anak sekolah di Kabupaten Nunukan tercover dan tidak ada persoalan anak tidak sekolah karena masalah pendaftaran. Kita sosialisasikan sekolah dimana saja sama, intinya mereka harus sekolah,’’ kata Akhmad.

Di Kecamatan Sebatik Utara, terdapat 17 unit sekolah sasaran MBG, mulai PAUD hingga SMA, Madrasah Ibtidaiyah sampai Madrasah Aliyah, dengan dengan jumlah 2.796 paket.

Sebanyak 286 paket MBG, diperuntukkan bagi ibu hamil dan menyusui, sehingga total paket menu yang didistribusikan sebanyak 3.082 paket.

Sementara untuk Kecamatan Sebatik Timur, masih diprioritaskan khusus kepada murid sekolah.

Tercatat ada 14 unit sekolah, dengan total 2.434 paket MBG.

‘’Alhamdulillah, masuk sekolah perdana di Pulau Sebatik langsung disambut MBG. Tentu ini akan berlanjut ke sekolah lain, sampai seluruh sasaran tercapai,’’ kata Akhmad.

Sejauh ini, MBG di Kabupaten Nunukan baru menyasar Nunukan Kota dan Pulau Sebatik.

Diketahui, MBG di Kabupaten Nunukan, dimulai perdana Senin (6/1/2025), di Kecamatan Nunukan Selatan, dengan target 2.556 pelajar dari 6 sekolah, dari jenjang SD hingga SMA.

Menu MBG, disediakan Yayasan Abi Al Ummi, dengan lokasi dapur berlokasi di Jalan Anasta Wijaya, Nunukan Selatan.

Dan meluas ke Kecamatan Nunukan, mulai Senin (13/1/2025), dengan target sasaran sebanyak 3.340, mulai PAUD hingga SMA (Data Dinas Pendidikan Nunukan).

Menu MBG di Nunukan Kota, disiapkan LKSA Aisyiyah Ruhama, dengan penyedia menu usaha katering An Nisa, Jalan Sei Bilal, Nunukan Barat.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial