Menu

Mode Gelap
Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta, Dorong Penguatan Karakter Pendidikan di Nunukan

Kaltara

Ditemukan Selamat, Polisi Jelaskan Kronologis Sebenarnya Dibalik Laporan Hilangnya Jefendi

badge-check


					Jefendi (mengenakan kaos tanpa lengan) saat dimintai keterangan aparat keamanan. Perbesar

Jefendi (mengenakan kaos tanpa lengan) saat dimintai keterangan aparat keamanan.

NUNUKAN, infoSTI – Seorang pemancing ikan bernama Jefendi (25) dilaporkan terpeleset ke laut saat memancing ikan di perairan Lingkar, Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (22/6/2025) sekitar pukul 04.30 wita.

Tim SAR kemudian mengirim tim penyelamat, dan melakukan pencarian.

‘’Saat memancing, korban terpeleset dan terjatuh ke dalam air. Saksi di lapangan lalu melapor ke keluarga korban untuk selanjutnya pelapor meneruskan informasi tersebut ke Pos SAR Nunukan,’’ ujar Kasi Operasi Kantor SAR Tarakan, Dede Hariana, mengutip laporan keluarga korban melalui pesan tertulis.

Tak lama kemudian, Jefendi dilaporkan selamat, dan sudah kembali ke rumah.

Akhirnya, Tim SAR menyatakan, misi pencarian Jefendi, ditutup secara resmi.

Keterangan polisi

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Nunukan, Iptu Andre Azmi Azhari mengatakan, ada miss komunikasi yang akhirnya menjadi laporan kehilangan dari pihak keluarga korban.

Hanya saja, hal itu wajar karena keluarga khawatir atas kabar kecelakaan yang menimpa Jefendi.

Dijelaskan Andre, Minggu (22/6/2025) sekitar pukul 05.00 wita, ada nelayan rumput laut, menemukan perahu yang terbawa arus di Perairan Bambangan Nunukan.

“Terdapat enam orang dalam perahu yang hanyut di tengah laut tersebut. Perahu kemudian ditarik dan diikat di pondasi rumput laut,” ujar Andre.

keenamnya adalah,
1. Umbu (23),
2. Rivaldi (23),
3. Gipar (23),
4. Bius (23),
5. Jevendi (25) dan
6. Fahmi (21).

Tak lama kemudian, para korban dijemput dengan kapal milik teman mereka.

“Para korban langsung dievakuasi oleh Personel Samapta Polres Nunukan, Polair dan Personel KSKP di dermaga tradisional jembatan Haji Putri, Nunukan Timur,” kata dia.

“Semua korban hanyut selamat dan saat ini ada di rumahnya masing masing,” tutup Andre.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara