Menu

Mode Gelap
Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta, Dorong Penguatan Karakter Pendidikan di Nunukan

Nunukan

Kembali dari Malaysia, KM Malindo Ekspres Tabrak Pilar Dermaga Tunon Taka Nunukan, 4 Orang Luka Luka

badge-check


					KM Malindo Ekspress mengalami kendala tekhnis saat hendak bersandar di Pelabuhan Tunon Taka. Akibatnya, kapal susah berhenti dan masuk sebagian ke kolong dermaga. Terlihat kapal berasap karena tak bisa mundur. Perbesar

KM Malindo Ekspress mengalami kendala tekhnis saat hendak bersandar di Pelabuhan Tunon Taka. Akibatnya, kapal susah berhenti dan masuk sebagian ke kolong dermaga. Terlihat kapal berasap karena tak bisa mundur.

NUNUKAN, infoSTI – Salah satu armada kapal yang melayani pelayaran Nunukan, Kaltara – Tawau, Malaysia, KM Malindo Eskpress, mengalami kecelakaan di dermaga Pelabuhan Internasional, Tunon Taka, Nunukan, Kaltara, Rabu (19/3/2025).

Video adanya korban kecelakaan tersebut, tersebar di media social, dan memancing perhatian public.

Terlihat body depan kapal, sebagian masuk di kolong dermaga.

Kapal, mengeluarkan asap hitam, karena tidak bisa dimundurkan oleh nakhoda.

‘’Kejadian sekitar pukul 14.40 wita,’’ ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tunon Taka Nunukan, Iptu Andre Azmi Azhary, saat dihubungi.

Andre mengatakan, KM Malindo Ekspress, kembali dari Tawau, Malaysia, membawa 54 orang penumpang.

Awalnya, tidak ada masalah di perjalanan Tawau – Nunukan.

Masalah muncul ketika kapal sedang proses sandar di dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

‘’Kapal mengalami kendala teknis yang menyebabkan hilangnya kendali, sehingga menabrak beton dermaga sandar,’’ jelas Andre.

Dari olah TKP, penyebab utama insiden tersebut, adalah patahnya handel maju-mundur kapal, yang mengakibatkan sistem kendali tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Akibatnya, kapal tidak dapat melakukan manuver dengan tepat saat mendekati dermaga, sehingga menabrak beton dermaga.

‘’Empat orang mengalami luka dalam kecelakaan tersebut,’’ imbuhnya.

Para korban luka adalah,

  1. Haji Mustaming. Mengalami luka berat dan dirawat di RSUD Nunukan.
  2. Yos. Mengalami luka ringan dan dirawat di puskesmas Nunukan Kota.
  3. Mansyur, buruh TKBM. Mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Nunukan Kota.
  4. Rahmat, CIP Kapal. Mengalami luka berat dan dirawat di RSUD Nunukan.

Sementara penumpang kapal lain, sudah kembali ke rumah masing masing.

Saat berita ini dirilis, Polisi masih berada di TKP (Pelabuhan Tunon Taka), untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi di lokasi kejadian.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan