Menu ✖

Mode Gelap
Tukang Urut di Nunukan Membungkus Rapat Jasad Ibunya Dengan Lapisan Kain, Ditemukan Setelah Sepekan Dalam Kondisi Membusuk Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG

Hukrim

Merasa Dijebak Dengan VCS dan Diperas Ratusan Juta, Seorang Kades di Nunukan Lapor Polisi

badge-check


					Merasa Dijebak Dengan VCS dan Diperas Ratusan Juta, Seorang Kades di Nunukan Lapor Polisi Perbesar

NUNUKAN, infoSTI – Seorang Kepala Desa di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, dijebak dengan adanya Video Call Seks (VCS), dari nomor tak dikenal.

Pelaku, bahkan mengancam akan segera memviralkan video tersebut, jika si Kades tidak mentransfer uang Rp 300 juta.

“Laporan kami terima semalam. Jadi ada Kades yang dijebak dengan sebuah VCS yang dia sendiri mengaku tidak melakukan hal tersebut,” ujar Kapolsek Sebatik Timur, AKP Wisnu Bramantyo, dihubungi Kamis (13/3/2025).

Peristiwa tersebut, terjadi ketika si Kades mengangkat panggilan video call dari nomor tak dikenalnya.

Saat diangkat, hanya terlihat layar gelap, dan tidak ada komunikasi yang terjadi.

Iapun menutup panggilan tersebut.

“Nomor tersebut mengirim video dengan visual orang onani dengan tampilan nomor Hp Pak Kades,” imbuh Wisnu.

“Pak Kades dimintai uang Rp 300 juta. Kalau tidak, videonya disebar,” kata Wisnu.

Merasa tak melakukan hal tersebut, Kades berinisiatif melapor ke polisi.

“Masyarakat untuk lebih waspada dengan kejahatan dunia maya. Kalau mengalami kejadian tersebut, segera melapor untuk ditindaklanjuti,” kata Wisnu.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim