Menu ✖

Mode Gelap
Saat Kapolres Nunukan Meminta Wartawan Mencoba Menelfon Layanan Darurat 110 Kapolres Nunukan Kembalikan Dua Unit Motor Barang Bukti Curanmor ke Pemilik : Statusnya Pinjam Pakai Tipu Kumpulan Ibu Ibu dengan Proyek Jalan Fiktif, Residivis Wanita di Nunukan Raup Rp 400 Juta Geram Dengan Peredaran Narkoba, Warga Desa Libang Bongkar Rumah Terduga Bandar Sabu Sabu Operasi Miras di Nunukan, Polisi Mengamankan 216 Kardus Miras Berbagai Jenis Milik IRT Warga Jalan Jamaker Sanggupi Permintaan Teman Untuk Mengambil 1 Kg Sabu Sabu di Malaysia, Pemuda 24 Tahun di Pulau Sebatik Diamankan

Hukrim

Merasa Dijebak Dengan VCS dan Diperas Ratusan Juta, Seorang Kades di Nunukan Lapor Polisi

badge-check


					Merasa Dijebak Dengan VCS dan Diperas Ratusan Juta, Seorang Kades di Nunukan Lapor Polisi Perbesar

NUNUKAN, infoSTI – Seorang Kepala Desa di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, dijebak dengan adanya Video Call Seks (VCS), dari nomor tak dikenal.

Pelaku, bahkan mengancam akan segera memviralkan video tersebut, jika si Kades tidak mentransfer uang Rp 300 juta.

“Laporan kami terima semalam. Jadi ada Kades yang dijebak dengan sebuah VCS yang dia sendiri mengaku tidak melakukan hal tersebut,” ujar Kapolsek Sebatik Timur, AKP Wisnu Bramantyo, dihubungi Kamis (13/3/2025).

Peristiwa tersebut, terjadi ketika si Kades mengangkat panggilan video call dari nomor tak dikenalnya.

Saat diangkat, hanya terlihat layar gelap, dan tidak ada komunikasi yang terjadi.

Iapun menutup panggilan tersebut.

“Nomor tersebut mengirim video dengan visual orang onani dengan tampilan nomor Hp Pak Kades,” imbuh Wisnu.

“Pak Kades dimintai uang Rp 300 juta. Kalau tidak, videonya disebar,” kata Wisnu.

Merasa tak melakukan hal tersebut, Kades berinisiatif melapor ke polisi.

“Masyarakat untuk lebih waspada dengan kejahatan dunia maya. Kalau mengalami kejadian tersebut, segera melapor untuk ditindaklanjuti,” kata Wisnu.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim