Menu

Mode Gelap
138 Calhaj Nunukan Diberangkatkan 4 Mei 2026, Jalur Penerbangan Melewati Samudera Hindia, Jam Penerbangan Bertambah 3 Jam Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar

Hukrim

Merasa Dijebak Dengan VCS dan Diperas Ratusan Juta, Seorang Kades di Nunukan Lapor Polisi

badge-check


					Merasa Dijebak Dengan VCS dan Diperas Ratusan Juta, Seorang Kades di Nunukan Lapor Polisi Perbesar

NUNUKAN, infoSTI – Seorang Kepala Desa di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, dijebak dengan adanya Video Call Seks (VCS), dari nomor tak dikenal.

Pelaku, bahkan mengancam akan segera memviralkan video tersebut, jika si Kades tidak mentransfer uang Rp 300 juta.

“Laporan kami terima semalam. Jadi ada Kades yang dijebak dengan sebuah VCS yang dia sendiri mengaku tidak melakukan hal tersebut,” ujar Kapolsek Sebatik Timur, AKP Wisnu Bramantyo, dihubungi Kamis (13/3/2025).

Peristiwa tersebut, terjadi ketika si Kades mengangkat panggilan video call dari nomor tak dikenalnya.

Saat diangkat, hanya terlihat layar gelap, dan tidak ada komunikasi yang terjadi.

Iapun menutup panggilan tersebut.

“Nomor tersebut mengirim video dengan visual orang onani dengan tampilan nomor Hp Pak Kades,” imbuh Wisnu.

“Pak Kades dimintai uang Rp 300 juta. Kalau tidak, videonya disebar,” kata Wisnu.

Merasa tak melakukan hal tersebut, Kades berinisiatif melapor ke polisi.

“Masyarakat untuk lebih waspada dengan kejahatan dunia maya. Kalau mengalami kejadian tersebut, segera melapor untuk ditindaklanjuti,” kata Wisnu.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim