Menu

Mode Gelap
138 Calhaj Nunukan Diberangkatkan 4 Mei 2026, Jalur Penerbangan Melewati Samudera Hindia, Jam Penerbangan Bertambah 3 Jam Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar

Nunukan

Jasad Seorang Buruh Rumput Laut di Nunukan Ditemukan Membusuk Dalam Rumah Kos

badge-check


					Temuan jasad membusuk di Kp Tumput Laut, Mamolok, Nunukan Selatan, Selasa (11/2/2025). Perbesar

Temuan jasad membusuk di Kp Tumput Laut, Mamolok, Nunukan Selatan, Selasa (11/2/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Temuan jasad membusuk di RT 10, Kampung Rumput Laut, Mamolok, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 06.00 wita, menghebohkan masyarakat sekitar.

Saksi mata kejadian, Kamaruddin mengatakan, keberadaan jasad warga bernama Mustaking (50), pertama kali diketahui tetangga sebelah kosnya.

“Tetangganya cium bau busuk, lalu mengintip rumah kos Tikke. Dia lihat sudah gembung dan bengkak itu badannya,” ujarnya, saat dihubungi.

Taking, dikenal sebagai pencuci tali rumput laut atau penggesek tali.

Ia hanya tinggal sendiri di rumah sewa, sementara istrinya ada di kampung halamannya di Sulawesi.

Warga Mamolok juga tidak pernah melihat Taking mengalami sakit, atau mendengar keluhan apapun.

“Terakhir, Taking terlihat hari Jumat. Perkiraan warga sudah lebih tiga harian itu matinya, makanya bengkak dan bau,” tuturnya.

Temuan mayat, kemudian dilaporkan ke Ketua RT dan diteruskan ke Polisi.

Jasad Taking kemudian dibungkus kantong mayat dan dibawa ke RSUD Nunukan untuk autopsy.

“Setelah proses di RSUD Nunukan selesai, kita bawa ke masjid untuk disolatkan, dan kita kubur di pemakaman umum Mamolok,” kata Kama.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan