Menu

Mode Gelap
Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia Perahu Terbalik Saat Menyeberang Sungai, Pasangan Suami Istri di Nunukan Ditemukan Tewas Tenggelam Banyak Atap Bangunan Beterbangan Saat Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Melanda Dataran Tinggi Krayan Dilaporkan Hilang, Seorang Nelayan Pulau Sebatik Ditemukan Tewas Dalam Posisi Duduk Diatas Perahu

Nunukan

Perahu Terbalik Dihantam Ombak, Dua Nelayan Pulau Sebatik Ditemukan Tewas

badge-check


					Tim SAR mengevakuasi dua jasad nelayan Sebatik yang tewas setelah perahunya terbalik dihantam ombak pada Selasa (31/12/2024) dini hari. Perbesar

Tim SAR mengevakuasi dua jasad nelayan Sebatik yang tewas setelah perahunya terbalik dihantam ombak pada Selasa (31/12/2024) dini hari.

NUNUKAN, infoSTI – Dua orang nelayan Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Kaharuddin (22) dan Ardi (27), warga Desa Setabu, Sebatik Barat, yang hilang karena perahu mereka terbalik dihantam ombak, pada Selasa (31/12/2024) dini hari lalu, akhirnya ditemukan Tim SAR, pada Rabu (1/1/2025).

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Tarakan, Dede Hariyana, mengatakan, kedua korban ditemukan dalam kondisi tewas, di Perairan Tanjung Karang.

‘’Korban atas nama Kaharuddin dan Ardi, ditemukan pukul 11.15 wita, pada koordinat 3°54’39.85″N 117°51’27.78″E dengan radius +/- 1,69 NM dari LKP dalam kondisi MD,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.

Kedua korban, ditemukan di antara tanaman budi daya rumput laut di lokasi tersebut.

Keberadaan tali dan tanaman rumput laut, menahan tubuh korban, sehingga ombak tidak menghanyutkannya terlalu jauh.

‘’Tim SAR juga telah mengevakuasi kedua korban, dan membawanya ke rumah duka, untuk dimakamkan,’’ kata Dede.

Sebelumnya diberitakan, keberadaan perahu terbalik di perairan Tanjung Karang, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (31/12/2024), menghebohkan warga.

Para nelayan yang berangkat melaut di pagi hari, menemukan perahu yang nyaris sepenuhnya karam, sementara tidak ditemukan satupun ABK di perahu tersebut.

Sejumlah video beredar di media social, dan banyak nelayan ikut melakukan pencarian.

Anggota BPBD di Pulau Sebatik, Djemijan, menuturkan, pada Selasa (31/12/2024) dini hari, kondisi ombak sedang pasang, dan angin bertiup cukup kencang.

‘’Jadi perahu yang karam tersebut dinaiki tiga nelayan. Mereka memasang pukat dengan mengikat perahunya ke pondasi rumput laut. Tapi karena angin kencang, dan ombak yang kuat, perahu terbalik,’’ kata dia, saat dihubungi.

Para nelayan tercebur ke laut. Satu nelayan terus berpegangan pada perahu, sementara dua ABK lain tergulung ombak.

Seorang nelayan yang terus berpegangan perahu, sempat terombang ambing semalaman, sebelum akhirnya ditolong nelayan yang lewat pada pagi harinya.

‘’Info yang saya dapat dari pelapor, yang selamat ini memang pandai berenang. Kalau dua nelayan itu, sama sama tidak pandai berenang,’’ imbuhnya.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan