Menu

Mode Gelap
Embung Lapri Lama Tak Beroperasi, DPRD Nunukan Minta PDAM Berikan Kompensasi ke Masyarakat Tabrak Pohon Tumbang di Tengah Jalan, Seorang Pedagang Sayur di Nunukan Tewas di Tempat Narkoba Masih Beredar di Jalan Strat Buntu Nunukan, Pasca Viral Video Cekcok Warga Dengan Pengedar Diduga Mabuk, Lima Orang Dewasa Aniaya Bocah SMP Hingga Babak Belur Dua Orang Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Perairan Nunukan, Nakhoda Speed Boat Borneo Ekspress Divonis 3 Tahun 6 Bulan Lima SPPG di Nunukan Disuspend BGN di Awal April 2026, Dua SPPG Kembali Beroperasi

Advertorial

PHI Ke-96 Kaltara, Pemprov Kaltara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital

badge-check


					Staf Ahli Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Setda Kaltara, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., membuka Seminar Nasional mengusung tema ‘Perempuan Cerdas, Berdaya Menuju Indonesia Maju’, di Aula Kantor BPSDM Kabupaten Bulungan, Selasa (17/12/2024). Perbesar

Staf Ahli Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Setda Kaltara, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., membuka Seminar Nasional mengusung tema ‘Perempuan Cerdas, Berdaya Menuju Indonesia Maju’, di Aula Kantor BPSDM Kabupaten Bulungan, Selasa (17/12/2024).

TANJUNG SELOR, infoSTI – Staf Ahli Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Setda Kaltara, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., membuka Seminar Nasional mengusung tema ‘Perempuan Cerdas, Berdaya Menuju Indonesia Maju’, di Aula Kantor BPSDM Kabupaten Bulungan, Selasa (17/12/2024).

Robby mengapresiasi seminar yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kaltara, dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-96.

“Peringatan Hari Ibu bukan hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan dan memperkuat kontribusi perempuan di tengah berbagai tantangan,” kata Robby.

Perempuan memiliki peran vital dalam perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan kepemimpinan.

Pemberdayaan perempuan adalah kunci menciptakan masyarakat yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Kaltara sebagai provinsi termuda di Indonesia, memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen, termasuk kaum perempuan.

“Kecerdasan, kreativitas, dan daya juang perempuan adalah modal besar untuk menjadi motor penggerak perubahan. Tidak hanya di keluarga, tetapi juga di masyarakat dan dalam pengambilan kebijakan publik,” jelasnya.

Ditengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital, ia berharap forum ini dapat menghasilkan gagasan dan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, terutama di Kaltara

Diskusi ini menyoroti berbagai isu seperti kesenjangan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan keterlibatan perempuan dalam pengambilan kebijakan.

Ia juga mengajak semua pihak memberikan dukungan, dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perempuan.

“Semoga perempuan-perempuan di Kalimantan Utara dapat terus berinovasi, menginspirasi, dan berkontribusi nyata dalam membangun masa depan yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir, Sekretaris Jenderal FPPI, Dr. Roro Dyah Eko Setyowati, S.Sos., S.E., M.M., beserta jajaran DPC FPPI se-Kaltara.

Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, SH., Ketua DPD FPPI Kaltara, Hj. Sri Mulyanti, S.E, M.M.

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kaltara, dan berbagai organisasi wanita se-Kaltara serta Forkopimda.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial