Menu

Mode Gelap
Kapolda Kaltara Kunjungi Pulau Sebatik, Cek Kesiapan Pos Pelayanan dan Pengamanan Lebaran 2026 Senyum Bahagia Anak Anak TKI Malaysia Saat Jembatan Menuju Sekolahnya Selesai Dibangun : Terima Kasih Sangat Buat Bapak Kapolda   Saat Pekik Merdeka Diteriakkan Warga Perbatasan RI – Malaysia Sambil Menanam Padi di Tengah Jalan Berlumpur Tiga Unit Rumah Guru SD di Pedalaman Sembakung Terbakar, Damkar Minta Maaf Karena Lokasi Tak Terjangkau Saat MBG Dinikmati Sejumlah Siswa Siswi Anak TKI Malaysia di Pulau Sebatik Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif

Advertorial

Perpustakaan Kaltara Dirancang Sebagai Public Space dan Ruang Interaksi Sosial

badge-check


					Interaksi sosial siswi SMA di perpustakaan Kaltara. Perpustakaan diharap sebagai tempat diskusi menarik. Perbesar

Interaksi sosial siswi SMA di perpustakaan Kaltara. Perpustakaan diharap sebagai tempat diskusi menarik.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dalam upaya menjadikan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Utara sebagai ruang publik yang ramah dan terbuka bagi masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltara, terus berbenah.

Kepala DPK Kaltara, Ilham Zain, mengungkapkan, perpustakaan kini tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga sebagai public space, atau ruang interaksi social, yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa perpustakaan adalah tempat mereka. Oleh karena itu, kami menyediakan fasilitas yang lengkap, mulai dari koleksi bahan pustaka yang terus kami kembangkan, hingga sarana seperti komputer dan jaringan wifi gratis yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar dan mahasiswa untuk mengerjakan tugas,” ujar Ilham Zain, Sabtu (30/11/2024).

Selain itu, Perpustakaan Kaltara juga menyediakan ruang bermain untuk anak-anak yang dilengkapi dengan permainan edukatif, serta aula multifungsi yang dapat digunakan untuk seminar, bedah buku, pelatihan, dan kegiatan lainnya.

Menurut Ilham, hal ini bertujuan untuk membuat perpustakaan lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Kami juga memiliki program Library Tour yang ditujukan untuk anak-anak usia sekolah, mulai dari Kelompok Belajar hingga SMA. Program ini bertujuan memperkenalkan perpustakaan sejak dini, sehingga anak-anak tumbuh dengan kebiasaan membaca dan belajar,” tambahnya.

Dengan berbagai fasilitas dan program yang ditawarkan, Perpustakaan Kaltara diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran dan kreativitas bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya literasi yang lebih baik di provinsi ini.

“Kami ingin perpustakaan benar – benar menjadi public space dan ruang literasi bagi masyarakat,” pungkasnya. (ADV)

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial