Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Perpustakaan Harus Menjadi Prioritas Nasional Demi Menyongsong Indonesia Emas 2045

badge-check


					Kadis DPK Kaltara, Ilham Zain. Perbesar

Kadis DPK Kaltara, Ilham Zain.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltara, Ilham Zain, menekankan pentingnya perpustakaan mendapatkan prioritas dalam penganggaran nasional.

Menurutnya, kebijakan ini akan berdampak positif pada peningkatan minat baca, literasi, dan intelektualitas masyarakat, khususnya generasi muda seperti generasi milenial, generasi Z, dan generasi alpha.

“Jika pendidikan mendapat alokasi 20 persen dan kesehatan 10 persen dari APBN, maka perpustakaan juga harus diperhatikan. Perpustakaan perlu diberi porsi prioritas sehingga mampu mencetak generasi yang pintar dan cerdas,” ujarnya, Jumat (29/11/2024).

Ilham Zain menegaskan bahwa literasi adalah bekal utama menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya yakin kunci utama menuju Indonesia Emas 2045 adalah generasi yang punya karya dan berdedikasi tinggi. Nah, apa bekalnya? Ya literasi. Dan ini diperoleh di perpustakaan,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan indeks minat baca. Menurutnya, perpustakaan telah memberikan banyak manfaat dan inovasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Orang-orang hebat dan cerdas banyak lahir dari kebiasaan membaca dan berkunjung ke perpustakaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ilham Zain juga menyadari tentang pentingnya transformasi layanan perpustakaan.

Ia memahami bahwa perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat berbagai aktivitas kreatif dan edukatif yang mampu menarik lebih banyak pengunjung.

“Perpustakaan harus terus berinovasi untuk menyajikan layanan yang lebih baik. Dengan demikian, masyarakat akan semakin terdorong untuk datang dan memanfaatkan fasilitas yang ada,” bebernya.

Diharapkan, dengan perhatian lebih terhadap perpustakaan, Indonesia dapat menciptakan generasi yang unggul dalam menghadapi tantangan global menuju 2045. (ADV)

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial