Menu

Mode Gelap
Embung Lapri Lama Tak Beroperasi, DPRD Nunukan Minta PDAM Berikan Kompensasi ke Masyarakat Tabrak Pohon Tumbang di Tengah Jalan, Seorang Pedagang Sayur di Nunukan Tewas di Tempat Narkoba Masih Beredar di Jalan Strat Buntu Nunukan, Pasca Viral Video Cekcok Warga Dengan Pengedar Diduga Mabuk, Lima Orang Dewasa Aniaya Bocah SMP Hingga Babak Belur Dua Orang Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Perairan Nunukan, Nakhoda Speed Boat Borneo Ekspress Divonis 3 Tahun 6 Bulan Lima SPPG di Nunukan Disuspend BGN di Awal April 2026, Dua SPPG Kembali Beroperasi

Advertorial

DPK Kaltara Dukung Pengembangan Perpustakaan Desa Melalui TPBIS

badge-check


					Kadis DPK Kaltara, Ilham Zain. Perbesar

Kadis DPK Kaltara, Ilham Zain.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltara, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan perpustakaan desa, melalui pendekatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Utara, Ilham Zain.

Menurut Ilham, TPBIS merupakan konsep strategis yang bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

Dengan pendekatan ini, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang untuk belajar, berbagi informasi, dan meningkatkan keterampilan masyarakat desa.

“Kami mendorong pengelola perpustakaan desa untuk berinovasi, menjadikan perpustakaan sebagai motor penggerak inklusi sosial di desa masing-masing. Untuk itu, kami memberikan bimbingan teknis kepada para pustakawan atau pengelola perpustakaan desa agar mereka lebih siap menjalankan peran ini,” ujar Ilham, Kamis (28/11/2024).

Selain memberikan bimbingan teknis, DPK juga aktif mengajak pemerintahan desa, untuk mendukung program ini secara anggaran.

“Kami berharap pemerintah desa dapat mengalokasikan anggaran dari APBDes untuk pengembangan perpustakaan desa. Sehingga, peran dan fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi dan pemberdayaan masyarakat, dapat lebih optimal,” tambahnya.

Upaya ini, diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat, sekaligus memperkuat kapasitas desa, dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana peningkatan kualitas hidup warganya.

Langkah DPK Kaltara ini, sejalan dengan visi untuk menjadikan perpustakaan sebagai agen perubahan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan perpustakaan desa dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakatnya,” ujar Ilham Zain. (ADV)

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial