Menu

Mode Gelap
Embung Lapri Lama Tak Beroperasi, DPRD Nunukan Minta PDAM Berikan Kompensasi ke Masyarakat Tabrak Pohon Tumbang di Tengah Jalan, Seorang Pedagang Sayur di Nunukan Tewas di Tempat Narkoba Masih Beredar di Jalan Strat Buntu Nunukan, Pasca Viral Video Cekcok Warga Dengan Pengedar Diduga Mabuk, Lima Orang Dewasa Aniaya Bocah SMP Hingga Babak Belur Dua Orang Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Perairan Nunukan, Nakhoda Speed Boat Borneo Ekspress Divonis 3 Tahun 6 Bulan Lima SPPG di Nunukan Disuspend BGN di Awal April 2026, Dua SPPG Kembali Beroperasi

Advertorial

DPK Kaltara Menggelar Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi

badge-check


					Rapat pegawai DPK Kaltara untuk agenda sosialisasi TPBIS, Perbesar

Rapat pegawai DPK Kaltara untuk agenda sosialisasi TPBIS,

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltara, akan menggelar kegiatan Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) , di Hotel Luminor, Tanjung Selor, Senin (25/11/2024).

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltara, Suwarsono, menjelaskan, acara ini bertujuan untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong perpustakaan agar tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga menjadi ruang inklusif yang memberdayakan masyarakat melalui berbagai program inovatif,” ujar Suwarsana, Kamis (21/11/2024).

Suwarsana menambahkan, sosialisasi ini akan diikuti oleh perwakilan dari 30 perpustakaan yang tersebar di seluruh Kalimantan Utara, meliputi perpustakaan umum, perpustakaan desa, dan perpustakaan sekolah. Semua peserta diharapkan dapat menjadi bagian dari transformasi ini.

“Transformasi berbasis inklusi sosial menekankan pentingnya perpustakaan dalam mendukung pembangunan masyarakat, melalui layanan yang relevan dengan kebutuhan lokal, seperti pelatihan keterampilan, literasi digital, dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Suwarsana berharap kegiatan ini dapat memotivasi pengelola perpustakaan untuk berinovasi agar perpustakaan semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami mengundang para peserta untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan berbasis inklusi sosial,” tutupnya.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial