Menu

Mode Gelap
Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta, Dorong Penguatan Karakter Pendidikan di Nunukan

Advertorial

DPK Kaltara Menggelar Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi

badge-check


					Rapat pegawai DPK Kaltara untuk agenda sosialisasi TPBIS, Perbesar

Rapat pegawai DPK Kaltara untuk agenda sosialisasi TPBIS,

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltara, akan menggelar kegiatan Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) , di Hotel Luminor, Tanjung Selor, Senin (25/11/2024).

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltara, Suwarsono, menjelaskan, acara ini bertujuan untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong perpustakaan agar tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga menjadi ruang inklusif yang memberdayakan masyarakat melalui berbagai program inovatif,” ujar Suwarsana, Kamis (21/11/2024).

Suwarsana menambahkan, sosialisasi ini akan diikuti oleh perwakilan dari 30 perpustakaan yang tersebar di seluruh Kalimantan Utara, meliputi perpustakaan umum, perpustakaan desa, dan perpustakaan sekolah. Semua peserta diharapkan dapat menjadi bagian dari transformasi ini.

“Transformasi berbasis inklusi sosial menekankan pentingnya perpustakaan dalam mendukung pembangunan masyarakat, melalui layanan yang relevan dengan kebutuhan lokal, seperti pelatihan keterampilan, literasi digital, dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Suwarsana berharap kegiatan ini dapat memotivasi pengelola perpustakaan untuk berinovasi agar perpustakaan semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami mengundang para peserta untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan berbasis inklusi sosial,” tutupnya.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial