Menu

Mode Gelap
Respon Pernyataan Warga Perbatasan Tak Mau Rayakan Kemerdekaan, Bupati Nunukan Rayakan HUT RI 81 di Krayan Cerita Edy Santri, Warga Nunukan yang Setiap Tahun Sisihkan Uang Untuk Beli Bendera Merah Putih dan Dibagikan ke Masyarakat Kabur Setelah Menipu Tiga Petani Rumput Laut Lebih Rp 180 juta, Sansan Diamankan di Bandara Soetta Tangerang Curi Komponen Mobil yang Akan Direparasi, Dua Residivis di Nunukan Kembali Dicokok Polisi Korsleting Mesin Pompa BBM di Sebatik, Api Membakar Teras Rumah dan Mobil Jelang HUT RI 81, LAPAS Nunukan Usulkan Pengurangan Masa Pidana Bagi 5 Tahanan Anak dan Remisi Bagi 982 WBP

Advertorial

Hadiri Pertemuan Pembelajaran Sebaya Tingkat Nasional, Perpustakaan Kaltara Kirimkan 11 Perwakilan

badge-check


					DPK Kaltara mengirimkan 11 perwakilan untuk agenda Pembelajaran Sebaya di Kota Bali. Perbesar

DPK Kaltara mengirimkan 11 perwakilan untuk agenda Pembelajaran Sebaya di Kota Bali.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI menggelar pertemuan Pembelajaran Sebaya Tingkat Nasional di Bali.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 6-8 November 2024 ini, menjadi ajang fasilitasi pengelaan dalam program Trnasformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBSI).

Pertemuan nasional, diikuti sekitar 700 peserta mewakili institusi/kelompok dari daerah kabupaten/kota setiap provinsi, tidak terkecuali para pengelola perpustakaan desa dari Kaltara, DPK Kaltara, mengirimkan 11 orang perwakilannya.

Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpusnas, Nani Suryani, menyampaikan, kapasitas pengelola menjadi kebutuhan untuk mendukung keberlanjutan program transformasi perpustakaan.

“Kegiatan hari ini adalah untuk mewujudkan pembangunan literasi dan kegemaran membaca dalam rangka menjawab permasalahan literasi di Indonesia,” kata Nani, Kamis (7/11/2024).

Sepanjang 2024, Perpusnas RI telah menyalurkan bantuan program TPBSI, memberikan dukungan kepada 600 perpustakaan desa dan kelurahan, meliputi satu unit komputer, satu unit printer, dan 1.000 judul buku bacaan bermutu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara, Suwarsono, berharap dengan adanya pertemuan tersebut dapat menularkan semangat bagi para pengelola perpustakaan desa untuk terus berkembang dan tumbuh.

Suwarsono mengakui bahwa dalam pengelolaan perpustakaan di desa, tentu memiliki banyak tantangan, baik dari ketersediaan sarana prasarana, koleksi buku hingga perhatian dari pemerintah desa setempat.

“Nah dari pertemuan ini kami harapkan mereka bisa sharing antar pengelola perpusdes tentang pengalaman yang disampaikan oleh teman-teman di forum,” ujarnya.

Tujuan akhirnya, kata dia, meningkatkan literasi dan kegemaran membaca masyarakat di lingkungannya meskipun dalam keterbatasan yang ada.

“Tujuan utamanya tentu untuk meningkatkan literasi serta kegemaran membaca masyarakat dan implementasi program TPBSI,” pungkasnya. (ADV)

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial