Menu

Mode Gelap
Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta, Dorong Penguatan Karakter Pendidikan di Nunukan

Kaltara

Pencarian Seorang ABK KM Wangi Cendana Tak Membuahkan Hasil, Operasi SAR di Kaltara Ditutup

badge-check


					KM Wangi Cendana Karam di Pulau Bunyu, Bulungan. 1 ABK hilang tak ditemukan Tim SAR Perbesar

KM Wangi Cendana Karam di Pulau Bunyu, Bulungan. 1 ABK hilang tak ditemukan Tim SAR

TANJUNG SELOR, infoSTI – Pencarian TIM SAR terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Wangi Cendana, Irwan (18), tak membuahkan hasil.

Operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR Kaltara sejak 22 Oktober 2024, akhirnya dihentikan.

‘’Pencarian kita lakukan selama tujuh hari. Namun Tim di lapangan tidak berhasil menemukan korban, sehingga operasi pencarian kita tutup,’’ ujar Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril, dihubungi, Selasa (29/10/2024).

Pada prinsipnya, tidak ada kendala berarti dalam pencarian. Hanya kondisi cuaca dan kuatnya ombak yang sedikit mengganggu pencarian.

Tim SAR sudah menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi potensial untuk penemuan korban.

Namun tetap saja, tidak ditemukan tanda keberadaan korban.

‘’Kita kerahkan dua unit RIB untuk pencarian. Namun sampai hari ke 7 pencarian masih nihil, tidak di temukan korban. Sehingga kami dari Basarnas, melakukan penutupan operasi SAR,’’ kata Syahril.

Syahril berharap kepada para nelayan dan pengguna transportasi laut yang kebetulan melihat tanda keberadaan korban, untuk segera menghubungi petugas.

Sebelumnya diberitakan, kapal pengangkut logistik KM Wangi Cendana, dilaporkan karam di Perairan Tanjung Arang, Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Senin (21/10/2024) sekitar pukul 15.30 wita.

Kepala Basarnas Kota Tarakan, Syahril, mengatakan, kapal yang bertolak dari Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, dengan 4 ABK tersebut, memuat logistik untuk pedalaman Sembakung, Nunukan.

Kapal, diduga menabrak gusung, sehingga megalami kebocoran lambung, dan berakibat karamnya kapal dimaksud.

Syahril menuturkan, saat kecelakaan terjadi, 4 ABK melompat ke laut.
Namun, 1 ABK atas nama Irwan (18) dinyatakan hilang, 1 ABK mengalami luka dan dirujuk ke rumah sakit Kota Tarakan.

Tim SAR mendapati kapal sudah hampir karam seluruhnya saat tiba di Lokasi Kejadian Perkara (LKP).

“Tiga ABK sudah dievakuasi. Satu orang mengalami luka. Kemungkinan saat lompat terkena blower atau bagian kapal lain,” ujar Syahril saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara