Menu

Mode Gelap
Respon Pernyataan Warga Perbatasan Tak Mau Rayakan Kemerdekaan, Bupati Nunukan Rayakan HUT RI 81 di Krayan Cerita Edy Santri, Warga Nunukan yang Setiap Tahun Sisihkan Uang Untuk Beli Bendera Merah Putih dan Dibagikan ke Masyarakat Kabur Setelah Menipu Tiga Petani Rumput Laut Lebih Rp 180 juta, Sansan Diamankan di Bandara Soetta Tangerang Curi Komponen Mobil yang Akan Direparasi, Dua Residivis di Nunukan Kembali Dicokok Polisi Korsleting Mesin Pompa BBM di Sebatik, Api Membakar Teras Rumah dan Mobil Jelang HUT RI 81, LAPAS Nunukan Usulkan Pengurangan Masa Pidana Bagi 5 Tahanan Anak dan Remisi Bagi 982 WBP

Advertorial

Togap Simangunsong Dinobatkan Sebagai Ketum PPRSAB Periode 2024 – 2029

badge-check


					Togap didaulat sebagai Ketum Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak Dohot Boruna (PPRSAB), se-Indonesia, periode 2024-2029, Perbesar

Togap didaulat sebagai Ketum Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak Dohot Boruna (PPRSAB), se-Indonesia, periode 2024-2029,

TOBA, infoSTI – Pjs. Gubernur Kalimantan Utara, Togap Simangunsong, ditunjuk sebagai Ketua Umum (Ketum) Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak Dohot Boruna (PPRSAB), se-Indonesia, periode 2024-2029 melalui Musyawarah Nasional (Munas), yang digelar di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Sabtu (26/10/2024).

Kegiatan Munas tersebut merupakan salah satu rangkaian pesta ulang tahun yang dilaksanakan oleh keturunan Raja Simangunsong setiap 5 tahun sekali.

Tahun ini, rangkaian pesta ulang tahun dilaksanakan selama 2 hari. Mulai tanggal 26-27 Oktober 2024, di Lumbun Bul-Bul Balige.

Acara, diawali dengan ziarah ke makam Raja Simangunsong dan Nagabaling.

Dilanjutkan Munas, panortoron, ibadah kebaktian, hingga prosesi serah terima kepengurusan kepada pengurus PPRSAB periode 2024-2029.

Togap, mendapatkan amanah sebagai Ketum PPRSAB se-Indonesia, setelah melalui proses Munas, yang diikuti oleh perwakilan pengurus DPW PPRSAB dari daerah masing-masing.

Selain bertujuan untuk memilih pengurus baru, pesta ulang tahun yang dalam istilah batak disebut Pesta Partangiangan, bertujuan sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat yang diterima selama ini.

Partangiangan, juga merupakan wujud do’a, agar semakin ditambahkan berkat kepada seluruh Pomparan Raja Simangunsong dimanapun berada.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial