Menu

Mode Gelap
Minim Anggaran Penanganan Orang Terlantar dan ODGJ, DPRD Nunukan Bakal Upayakan Anggaran dari Pusat Seorang Mahasiswi Nunukan Penerima Beasiswa Alami Penyekapan dan Kekerasan Seksual di Makassar, Bupati Irwan Sabri Beri Atensi Khusus Angkut Ikan Lajang dari Malaysia, Kasman Dituntut Penjara 1 Tahun 2 Bulan Sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2021, DPRD Nunukan Minta APH Lakukan Pendataan Pemilik Drone Sosialisasi Perda Nunukan Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Narkoba, Tri Wahyuni : Masih Banyak Emak Emak Pakai Narkoba di Kebun Sawit Tuntutan Gua Sarang Walet yang Hilang Dijawab Laporan Polisi, Masyarakat Adat di Nunukan Tuntut Penjelasan PT NBS

Advertorial

Togap Simangunsong Dinobatkan Sebagai Ketum PPRSAB Periode 2024 – 2029

badge-check


					Togap didaulat sebagai Ketum Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak Dohot Boruna (PPRSAB), se-Indonesia, periode 2024-2029, Perbesar

Togap didaulat sebagai Ketum Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak Dohot Boruna (PPRSAB), se-Indonesia, periode 2024-2029,

TOBA, infoSTI – Pjs. Gubernur Kalimantan Utara, Togap Simangunsong, ditunjuk sebagai Ketua Umum (Ketum) Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak Dohot Boruna (PPRSAB), se-Indonesia, periode 2024-2029 melalui Musyawarah Nasional (Munas), yang digelar di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Sabtu (26/10/2024).

Kegiatan Munas tersebut merupakan salah satu rangkaian pesta ulang tahun yang dilaksanakan oleh keturunan Raja Simangunsong setiap 5 tahun sekali.

Tahun ini, rangkaian pesta ulang tahun dilaksanakan selama 2 hari. Mulai tanggal 26-27 Oktober 2024, di Lumbun Bul-Bul Balige.

Acara, diawali dengan ziarah ke makam Raja Simangunsong dan Nagabaling.

Dilanjutkan Munas, panortoron, ibadah kebaktian, hingga prosesi serah terima kepengurusan kepada pengurus PPRSAB periode 2024-2029.

Togap, mendapatkan amanah sebagai Ketum PPRSAB se-Indonesia, setelah melalui proses Munas, yang diikuti oleh perwakilan pengurus DPW PPRSAB dari daerah masing-masing.

Selain bertujuan untuk memilih pengurus baru, pesta ulang tahun yang dalam istilah batak disebut Pesta Partangiangan, bertujuan sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat yang diterima selama ini.

Partangiangan, juga merupakan wujud do’a, agar semakin ditambahkan berkat kepada seluruh Pomparan Raja Simangunsong dimanapun berada.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial