Menu

Mode Gelap
Atlet Fitness Nunukan Tampil Dalam Pelantikan PERBAFI, Pemanasan Jelang Porprov Kaltara 2026 di Malinau Penggerebekan Diduga Bocor, Polisi Bakar Arena Sabung Ayam Tanjung Cantik RDP Menyoal Asrama dan Beasiswa Tanpa Hasil, DPRD Kecewa Mahasiswa Tinggalkan Ruang Rapat Tanpa Mau Dengar Penjelasan Jumlah Anak Tak Sekolah di Nunukan Mencapai Lebih 5000 Anak, DPRD Desak Pemda Perbanyak Sekolah Paket Anak Pedalaman Lumbis Berangkat Sekolah Dengan Bertaruh Nyawa, DPRD Usulkan Pengadaan Long Boat Layak Banyak Guru Mengajar Tak Sesuai SK Penempatan, DPRD Nunukan Sentil Dinas Pendidikan

Hukrim

Curi Sound Sistem Masjid, Seorang Nelayan di Pulau Sebatik Ditembak Polisi Saat Mencoba Kabur

badge-check


					Polisi mengamankan A, pencuri sound system masjid di Sebatik. Polisi menghadiahi A dengan timah panas karena melawan petugas dan mencoba kabur. Dok.Polres Nunukan. Perbesar

Polisi mengamankan A, pencuri sound system masjid di Sebatik. Polisi menghadiahi A dengan timah panas karena melawan petugas dan mencoba kabur. Dok.Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Seorang nelayan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, A (38) menerima tembakan polisi di kakinya saat mencoba kabur setelah diamankan pasca mencuri sound system masjid.

Warga Jalan Usman Harun, Desa Sungai Pancang, Sebatik Utara ini, mencoba melawan petugas saat hendak dibawa ke Mako Polsek Sebatik Timur.

Meski Polisi sudah memberikan tembakan peringatan, A tetap tak berhenti. Polisi mengambil tegas untuk melumpuhkannya dengan memberikan timah panas di kakinya.

‘’Pelaku pencurian sound Masjid, A, terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan mengarah ke kaki karena melawan petugas dan mencoba kabur saat hendak dibawa ke Mapolsek Sebatik Timur,’’ ujar Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, melalui pesan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Kejadian tersebut, berawal dari hilangnya sound system Masjid As Sidiq, di Jalan Hasanuddin Desa Sei Pancang, Sebatik Utara sebelum waktu Subuh.

Pengurus masjid, Abdul Rahman yang hendak mengumandangkan azan Subuh, terkejut karena tak mendapati keberadaan sound system.

‘’Kehilangan tersebut, dilaporkan ke Polisi. Kita segera lakukan penyelidikan lapangan,’’ tutur Sunarwan.

Saat melakukan olah TKP dan mencari informasi dari warga sekitar masjid, polisi melihat perilaku seseorang yang mencurigakan di areal masjid.

Tindak tanduk laki laki yang belakangan diketahui sebagai A inipun memancing rasa penasaran, sampai akhirnya polisi mendapat pengakuan, orang tersebut adalah pencuri soud system yang dicari.

‘’Kita amankan pelaku. Tapi saat kita akan bawa ke Mapolsek Sebatik Timur, pelaku melakukan perlawanan dan kabur. Tembakan peringatan tak diindahkan, sehingga terpaksa kita mengambil tindakan tegas dan terukur dengan sebuah tembakan ke kaki,’’ urainya.

Polisi kemudian membawa pelaku ke Puskesmas Sei Nyamuk untuk perawatan medis.

Polisipun sempat mengorek keterangan dari A, dan berhasil menemukan satu set sound system curian dimaksud.

Pelaku juga mengaku sebelumnya telah mencuri kipas angin masjid.

‘’Jika ditotal, kerugian Masjid As Sidiq mencapai Rp 12 juta. Kita jerat pelaku dengan 476 KUH Pidana,’’ kata Sunarwan.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim