Menu ✖

Mode Gelap
Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG Sebanyak 12 SPPG Wilayah Tengah Diresmikan, Dipusatkan di Pulau Sebatik

Advertorial

DPRD Nunukan Salurkan Bantuan Bibit Kangkung dan Jagung Untuk 26 Kelompok Tani

badge-check


					DPRD Nunukan Salurkan Bantuan Bibit Kangkung dan Jagung Untuk 26 Kelompok Tani Perbesar

NUNUKAN, infoSTI – Anggota DPRD Nunukan, Adama, menyalurkan bantuan bibit kangkung dan jagung sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan di wilayah perbatasan RI – Malaysia.

Bantuan ini, diperuntukkan bagi 26 Kelompok Tani di Kecamatan Nunukan, dan diharap mampu mendongkrak ekonomi dan membantu pemasukan para petani.

‘’Penyerahan bantuan hortikultura ini sebagai bentuk kepedulian saya terhadap ketahanan pangan daerah,’’ ujar Adama, Kamis (3/9/2026).

Adama menjelaskan, tanaman kangkung selain kaya akan serat, zat besi, dan vitamin yang baik untuk pencernaan serta kesehatan tubuh, juga memberikan nilai ekonomi tinggi kepada petani. Masa panennya yang sangat cepat, berkisar antara 21 sampai 25 hari dan modal yang relatif murah.

Adapun jagung, merupakan makanan pokok alternatif dan sumber karbohidrat, energi, serta serat yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Selain menjadi makanan pokok, jagung bisa menjadi pakan ternak, juga bisa diolah menjadi menu kuliner beragam yang tentunya memiliki ekonomi tersendiri.

‘’Jenis bantuan ini merupakan aspirasi masyarakat saat reses dan Musrenbang. Kita synergy dengan Dinas Pertanian, dan mewujudkannya sampai ke tangan petani kita,’’ jelasnya.

Adama menegaskan, sinergytas antara Legislatif dan Eksekutif, memang seharusnya selalu beriringan dan menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap, bantuan yang disalurkan dapat meningkatkan produktivitas petani, menekan harga pangan, dan meminimalisir ketergantungan pangan dari Malaysia.

‘’Dengan kolaborasi yang solid, harapan petani untuk bertanam dan mandiri pangan dapat segera terwujud,’’ kata Adama.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial