Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gardu Listrik PLN di Jalan RA Kartini, Warga Panik dan Trauma DPRD Nunukan Usulkan Penambahan Anggaran Untuk Perbaikan Jalan di Dataran Tinggi Krayan Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi

Kaltara

Atap Roboh, Sebabkan Rumah Pembuatan Batu Bata di Nunukan Ludes Terbakar

badge-check


					Petugas Damkar Nunukan berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah rumah produksi batu bata merah di Nunukan Selatan. Bangunan tersebut, berada cukup dekat dengan menara pemancar. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Petugas Damkar Nunukan berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah rumah produksi batu bata merah di Nunukan Selatan. Bangunan tersebut, berada cukup dekat dengan menara pemancar. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah rumah produksi batu bata merah di Jalan Simpang Kadir Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Rabu (4/3/2026) siang.

Ambruknya atap bangunan, saat proses pembakaran batu bata berlangsung, mengakibatkan api berkobar dan dengan cepat meluluhlantakkan bangunan milik warga bernama Joko tersebut.

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Sektor Selatan, Nasuruddin, mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.34 Wita dari salah seorang pekerja batu bata, Feri.

‘’Kita turunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.

Petugas sigap melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada bangunan berukuran 10×20 meter persegi tersebut.

Petugas juga segera mengamankan area sekitar, karena keberadaan menara pemancar tak jauh dari lokasi bangunan yang terbakar.

“Tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam peristiwa ini, sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai 50 juta rupiah,” kata Nasuruddin.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara