Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Kaltara

Lima Rumah di Pedalaman Sebuku Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Mesin Pompa BBM Listrik

badge-check


					Puing bekas kebakaran 5 rumah warga di pedalaman Sebuku, Nunukan, Senin (15/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Puing bekas kebakaran 5 rumah warga di pedalaman Sebuku, Nunukan, Senin (15/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebanyak 5 rumah warga di Jalan Poros Provinsi, Simpang 3, RT 03, Desa Apas, di Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Senin (15/12/2025).

Plt Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengungkapkan, kebakaran tersebut, dilaporkan sekitar pukul 09.00 wita.

‘’Yang terbakar lima rumah warga. Semua rumah kayu,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.

Ia menuturkan, dari laporan yang diterima petugas pemadam kebakaran, api berasal dari rumah warga penjual BBM, bernama Hamsir.

Sebelum kebakaran terjadi, salah satu pekerja Hamsir sedang melakukan penyedotan BBM menggunakan mesin pompa BBM dynamo listrik/Diesel Fuel Pump (DAP).

‘’BBM yang dipindahkan dari drum ke jerigen, sebagian merembes ke mesin DAP. Terjadilah percikan api yang langsung menyambar BBM bensin,’’ tutur Wahyudi.

Api langsung berkobar dan membakar rumah tinggal Hamsir, sampai akhirnya merembet ke empat rumah tetangga lain yang berdekatan.

Akibat peristiwa ini, 5 KK di Desa Apas, kehilangan tempat tinggal. Mereka adalah, Hamsir, Dewi, Uttang, Sugeng dan Hendi.

Selain menurunkan mobil pemadam di wilayah Kecamatan Sebuku, petugas juga menggeser mobil armada pemadam dari wilayah Kecamatan Tulin Onsoi.

‘’Pemadaman dan pendidingan berlangsung sekitar dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di pedalaman Nunukan ini. Jumlah kerugian materiil masih dalam penghitungan,’’ kata Wahyudi.

Wahyudi mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap musibah kebakaran.

“Kebakaran datang tidak mengenal waktu dan tempat, bisa terjadi kapan dan di manapun,” katanya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara