Menu ✖

Mode Gelap
Sebanyak 15 Legislator PKS se-Kaltara Ikuti Bimteknas, Pertajam Kepekaan Demi Pelayanan Optimal Kepada Rakyat  Angka Kemiskinan Kabupaten Nunukan Turun 0,04 Persen di Tahun 2026 Seluas Tiga Hektar Lahan Sawit di Desa Butas Bagu Pedalaman Nunukan Terbakar di Tengah Malam Nyaris Hangus Terbakar, Kebakaran Gedung LVRI Nunukan Berhasil Dipadamkan   Siapkan Atlet Unggulan, PBFI Nunukan Yakin Mendulang Emas di Porprov Kaltara 2026 Sawah Seluas 3 Hektar Milik Warga Pedalaman Lumbis Terbakar, BPBD Nunukan Imbau Masyarakat Tak Buka Lahan dengan Membakar

Kaltara

Terkejut Suara Gemuruh di Bawah Kolong Rumah, Ternyata Tanah Amblas yang Mengakibatkan Rumahnya Tergantung

badge-check


					Rumah milik warga bernama Nono di Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lumbis. Rumah tergantung akibat lubang yang tiba tiba terbentuk saat hujan deras mengguyur, Kamis (3/7/2025) malam. Perbesar

Rumah milik warga bernama Nono di Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lumbis. Rumah tergantung akibat lubang yang tiba tiba terbentuk saat hujan deras mengguyur, Kamis (3/7/2025) malam.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah lubang besar tiba tiba muncul di bawah kolong rumah panggung salah satu warga di Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (3/7/2025) malam.

Akibatnya, rumah diatas lubang tersebut ibarat berdiri tepat di atas jurang dan sewaktu waktu bisa roboh.

Kasubid Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Muhammad Basir mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah warga bernama Nono, warga Desa Bulan Bulan, RT 001 Kecamatan Lumbis.

‘’Jadi kemarin saat hujan lebat tengah malam, sekitar pukul 00.00 wita, pemilik rumah mendengar suara gemuruh. Dia terkejut dan keluar rumah memastikan sumber suara,’’ ujarnya, dihubungi, Jumat (4/7/2025).

Begitu keluar rumah, Nono langsung melongo karena suara gemuruh tersebut berasal dari bawah kolong rumahnya.

Terdapat lubang cukup dalam, dengan diameter lubang yang terus tergerus dan sewaktu waktu menjatuhkan rumahnya ke dalam lubang yang tiba tiba terbentuk.

‘’Ada empat orang di rumah Pak Nono, karena kondisi rumahnya rawan ambruk, mereka pindah sementara ke rumah keluarganya,’’ kata Basir.

Belum ada laporan rinci mengenai kejadian tersebut. Lokasi kejadian di pedalaman Nunukan, menjadi kendala dalam penerimaan informasi.

Terpisah, Kapolsek Lumbis, AKP Adrianus Thalik mengatakan, diduga penyebab amblasnya tanah di kolong rumah Pak Nono, tekanan air dari bawah tanah.

‘’Info yang kami peroleh, dulunya tanah di lokasi tersebut adalah timbunan. Kemungkinan tekanan air dari bawah, mungkin ada aliran air di bawah tanahnya. Air cari jalan akhirnya tembus ke bawah rumah itu,’’ jelasnya.

Dari sejumlah foto dan video yang dikirimkan ke Kompas.com, diameter lubang sudah melebar melebihi lebar rumah, dan terdapat genangan air di dalamnya.

‘’Untuk detailnya, kami masih lakukan pendataan,’’ kata Adrianus.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara