NUNUKAN, infoSTI – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, membuka Turnamen Bola Voli, Bupati Cup 2026, di Lapangan Voli Seikitang, Desa Srinanti, Sabtu (31/10/2026).
Ia mengatakan, olah raga adalah salah satu cara untuk menyalurkan energi dan bakat dari anak – anak muda.
Mereka butuh sarana, butuh wadah, dan butuh dukungan dari semua pihak, agar energi besar dan semangat yang menyala – nyala, bisa disalurkan kepada hal – hal yang positif.
“Saya menyambut baik dan mendukung penuh turnamen olah raga semacam ini. Saya berharap, kegiatan ini bisa jadi agenda rutin, dan menjadi sarana untuk membangkitkan prestasi olah raga di kabupaten nunukan,’’ ujarnya.
Selain memberikan wadah bagi talenta anak anak muda, turnamen semacam ini secara tidak langsung juga akan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Para penjual kuliner, jajanan, pemilik toko, mungkin juga penginapan, sedikit banyak juga pasti akan merasakan dampak positif dari kegiatan ini.
Selain untuk menjaring bibit atlet, tujuan dari turnamen ini juga untuk memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, saling bersilaturahmi, dan memperkuat rasa persaudaraan dan persatuan diantara masyarakat.
“Saya tidak ingin, turnamen ini justru menjadi ajang untuk bertengkar dan berpecah belah satu sama lain. Stigma lama yang menyebutkan bahwa setiap kali ada turnamen atau pertandingan olah raga, baik itu sepak bola, atau bola voli di wilayah IV selalu terjadi keributan, sudah saatnya kita akhiri,’’ ucap Hermanus.
Ia berpesan agar seluruh tim dapat menunjukkan kemampuan dan bermain dengan sportif. Memberikan kemeriahan kepada masyarakat, bukan keributan dan perkelahian.
“Menang dan kalah itu hal yang biasa. Yang paling penting, siapapun pemenangnya, siapapun juaranya, kita semua tetap bersaudara,’’ kata Hermanus.
“Mari kita buktikan, bahwa masyarakat Kabudaya, juga bisa bertanding secara sportif, fair play, dan damai,’’ kata Hermanus.
Untuk diketahui, turnamen bola voli yang mempertandingkan 6 tim voli putri dan 8 tim putra di wilayah IV (Kabudaya), dimulai 31 Oktober hingga 16 November 2026.
Pembukaan turnamen ditandai dengan pemotongan pita dan servis pertama oleh Hermanus, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga serta pariwisata, Sura’i, Camat Sei-Manggaris, Kepala Desa Srinanti, dan Forkopimcam.











