Menu

Mode Gelap
Ini Hasil 10 Hari yang Diminta Pemda Nunukan Saat Masyarakat Sebatik Mengancam Membuka Paksa Pintu Embung Lapri Awal Juli 2026 Prajurit Kodim 0911/Nunukan Padamkan Kebakaran di Rumah Seorang Security RSUD Nunukan Puluhan Tahun Jalanan Krayan Berkubang Lumpur, Janji Pembangunan Dari Pelosok Hanya Sebatas PHP Tertabrak Mobil Saat Belok ke Toko Sembako, Seorang Lansia Pengendara Motor di Pulau Sebatik Terpental Hingga Tewas SPMB di SDN 004 Nunukan, Pendaftar Membeludak Tapi Jatah Kuota Tak Terisi Penuh Belasan Tahun Menanti Uang Ganti Rugi, Warga Berharap Pemda Nunukan Tak Abaikan Potensi Konflik Sosial

Nunukan

Gereja Katolik Santo Yosep di Pedalaman Nunukan Habis Terbakar

badge-check


					Gereja Katolik Santo Yosep di Desa Sekikilan, Tulin Onsoi, terbakar Jumat (12/6/2026) dini hari. Dok.Hikmah. Perbesar

Gereja Katolik Santo Yosep di Desa Sekikilan, Tulin Onsoi, terbakar Jumat (12/6/2026) dini hari. Dok.Hikmah.

NUNUKAN, infoSTI – Peristiwa kebakaran terjadi di Gereja Katolik, Santo Yosep, Sebuku – Tulin Onsoi, di Jalan Pembangunan I, RT 01, Desa Sekikilan, Kecamatan Tulin Onsoi, Nunukan, Kalimantan Utara, Jum’at (12/6/2026) dini hari.

Api menghanguskan nyaris seluruh bagian bangunan yang berukuran sekitar 30 x14 meter persegi tersebut, dan hanya menyisakan dinding bangunan saja.

Wakil Komandan Pleton Damkar Tulin Onsoi, Ardianus Artemes, mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 01.00 Wita oleh pelapor, Gabriel Gaspar.

“Satu unit mobil Damkar Tulin Onsoi, ditambah dua unit armada mobil pemadam kebakaran milik TNI, Batalion TP 881/BD, aparat kepolisian serta warga sekitar, bahu membahu memadamkan dan menjinakkan kobaran api,” ujar Ardianus melalui pesan tertulis.

Ardianus mengatakan, titik api berasal dari bagian dapur pastoral, yang berjarak sekitar satu meter dari bangunan utama gereja.

Api dengan cepat membesar karena dapur berbahan material kayu, dan merambat hingga ke bagian gereja.

Lebih satu jam kemudian, nyala api berhasil dipadamkan, selanjutnya dilakukan proses pendinginan sekitar dua jam.

Rumah pastoral berhasil diselamatkan oleh pemadam kebakaran, tapi bangunan gereja dan bagian dapur pastoral ludes terbakar.

“Kebakaran diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang terjadi pada bagian dapur pastoral,” katanya.

“Tidak ada korban luka ataupun korban jiwa. Angka kerugian materi masih dalam proses penghitungan,” Ardianus Artemes mengakhiri.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan