Menu

Mode Gelap
Lagi, Empat SPPG di Nunukan Menyusul Menghentikan Operasional MBG Akibat Anggaran Operasional dari BGN Belum Cair Kasus Investasi Bodong di Nunukan, Belasan Korban Diperiksa, Terduga Pelaku Belum Ditahan Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup, 31 Sekolah di Perbatasan Tak Lagi Terima MBG Cerita Sejumlah Korban Investasi Bodong di Nunukan, Uang Rp 75 Juta Tak Kembali, Ramai Ramai Buat Laporan Polisi Mengaku Sakit Hati Pada Bos, Karyawan Gudang Sembako Curi Uang Majikan Lewat SMS Banking Dorong Transformasi Ekonomi Daerah, Bupati Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Luncurkan Kredit Mikro UMKM

Kaltara

Dua Hari Listrik di Nunukan Byarpet, PLN : Ada Kerusakan Eksternal di Sebaung

badge-check


					Ilusttrasi : mekanik PLN sedang melakukan perbaikan mesin pembangkit. Perbesar

Ilusttrasi : mekanik PLN sedang melakukan perbaikan mesin pembangkit.

NUNUKAN, infoSTI – Kondisi kelistrikan di Kabupaten Nunukan, sudah dua hari mengalami gangguan.

Byarpet sempat terjadi pada Rabu (1/10/2025) pagi, dan Kamis (2/10/2025) dini hari.

Pemadaman yang terjadi di sebagian wilayah Nunukan Kota dan mayoritas di wilayah Nunukan Selatan ini, terjadi hingga 4 jam di hari kedua.

‘’Mohon maaf, kami juga tidak ingin kondisi ini terjadi,’’ ujar Kepala PLN Rayon Nunukan, Rendra, saat dihubungi.

Rendra menjelaskan, gangguan listrik hari pertama, terjadi karena pressure gas dari mesin PLTMG Sebaung, tiba tiba drop.

Kendati demikian petugas PLN langsung bisa melakukan backup, dan pemadaman tidak berlangsung lama.

Berbeda dengan kejadian Kamis (2/10/2025) pagi. Ada pohon roboh yang menimpa kabel coupler keluaran pembangkit.

‘’Kabel coupler tertimpa pohon sampai terendam rawa tadi subuh,’’ jawan Rendra.

Akibatnya, butuh recovery tak sebentar, menimbang medan yang cukup sulit dan lokasi kabel ada di rawa rawa.

Selain itu, terjadi pemadaman hingga 4 jam di mayoritas lokasi di Nunukan Kota dan Nunukan Selatan.

‘’Kami terus berusaha melakukan pelayanan terbaik. Gangguan terkadang datang tanpa diduga, kadang bahkan cuaca ekstrem dan perubahan cuaca dari panas ke dingin, membuat kondisi mesin ikut drop,’’ jelas Rendra.

‘’Untuk kondisi ini, saya mohon maaf. Yang jelas diluar gangguan eksternal yang terjadi, kami terus memperbaiki diri untuk pelayanan prima kepada masyarakat,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara