Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gardu Listrik PLN di Jalan RA Kartini, Warga Panik dan Trauma DPRD Nunukan Usulkan Penambahan Anggaran Untuk Perbaikan Jalan di Dataran Tinggi Krayan Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi

Kaltara

Lantai Dua Gedung RRI Nunukan Terbakar, Berhasil Dipadamkan Mobil Tanki Proyek

badge-check


					Lantai 2 Gedung LPP RRI Nunukan terbakar, Sabtu (6/9/2025). Api berasal dari korsleting kabel AC. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Lantai 2 Gedung LPP RRI Nunukan terbakar, Sabtu (6/9/2025). Api berasal dari korsleting kabel AC. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Kebakaran melanda Gedung Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Nunukan, Kalimantan Utara, di Jalan Antasari Baru, RT 010, Selisun, Nunukan Selatan, Sabtu (6/9/2025).

Peristiwa kebakaran tersebut, diabadikan sejumlah warga dengan beredarnya video yang menampilkan visual sejumlah pekerja proyek di samping gedung RRI yang berjibaku memadamkan api.

Terlihat alat berat excavator ikut mencoba memadamkan nyala api di lantai dua gedung dimaksud.

“Kebakaran disebabkan oleh korsleting AC indoor yang berada di dalam ruangan tersebut,” ujar Kasi Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Nunukan, Aristra Pratama Sanmigo, saat dihubungi.

Pemadam kebakaran, menerima informasi sekitar pukul 10.50 Wita, dan langsung menurunkan armada mobil pemadam kebakaran.

Sampai di lokasi, terlihat para pekerja proyek yang membantu memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (apar) dan mobil tangki air milik warga.

“Areal yang terbakar ruang aula dan plafon. Tidak ada korban dalam peristiwa ini,” kata dia.

“Kami datang, api sudah dipadamkan dengan mobil tangki proyek yang ada. Kami cuma memastikan api tidak timbul lagi,” imbuh Aris.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara