Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Antusiasme Warga Pedalaman Nunukan Menempuh Perkuliahan Mendapat Apresiasi Tinggi Hermanus

badge-check


					Wabup Hermanus saat mengikuti pertemuan Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) di Yogyakarta. (Dok.Prokopim) Perbesar

Wabup Hermanus saat mengikuti pertemuan Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) di Yogyakarta. (Dok.Prokopim)

NUNUKAN, infoSTI – Antusiasme masyarakat pedalaman Nunukan di wilayah Kabudaya, meliputi Kecamatan Sebuku, Sembakung, Lumbis, yang sedang banyak melanjutkan perkuliahan online, mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Bupati Nunukan Hermanus.

“Saat ini ada puluhan atau bahkan ratusan mahasiswa dari Kabudaya yang sedang kuliah,’’ ujar Hermanus, di sela kegiatan Munas Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) Ke – I Tahun 2025 di Kota Yogyakarta.

Fenomena ini, kata Hermanus, merupakan sesuatu yang sangat membanggakan, karena selama ini masyarakat di Kabudaya relatif kurang memperhatikan pendidikan.

Padahal, pendidikan dan kesehatan adalah sektor kunci untuk bisa menaikkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di satu daerah.

‘’Sebagian warga yang menempuh perkuliahan bahkan para ibu atau emak – emak. Mereka kebanyakan kuliah di Universitas Terbuka karena bisa dilaksanakan secara online,” kata Hermanus.

Hermanus berkomitmen untuk terus mendorong dan mengedukasi masyarakat di Kabudaya agar semakin peduli dengan pendidikan keluarganya.

Dorongan itu akan dimulai dari kalangan kepala desa, aparat desa, dan tokoh masyarakat.

Ia juga yakin jika tren ini terus berlanjut, Pemerintah Daerah akan memiliki SDM yang berdaya saing, dan meningkatkan IPM Nunukan yang selama ini tergolong rendah.

“Kalau memungkinkan, saya akan dorong para kepala desa menggunakan sebagian dari dana desa untuk membantu biaya pendidikan masyarakat di desanya masing – masing,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial