Menu ✖

Mode Gelap
Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG Sebanyak 12 SPPG Wilayah Tengah Diresmikan, Dipusatkan di Pulau Sebatik

Nunukan

Mayat Seorang Pemulung Ditemukan Tewas, Polisi Gotong Royong Gali Kuburan

badge-check


					Personel Polres Nunukan menggali makam untuk seorang pemulung yang ditemukan tewas di Jalan Antasari Nunukan Tengah, Perbesar

Personel Polres Nunukan menggali makam untuk seorang pemulung yang ditemukan tewas di Jalan Antasari Nunukan Tengah,

NUNUKAN, infoSTI – Seorang pemulung yang biasa dikenal masyarakat Nunukan, Kalimantan Utara, dengan sebutan Rambo, ditemukan tewas di Jalan Antasari RT 14, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (22/10/2024).

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Zainal Yusuf, menuturkan, Rambo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh petugas patroli, di bawah rumah kediaman milik Maskur.

‘’Dari keterangan Maskur, korban sudah sekitar tiga tahun menumpang tinggal di bawah rumah panggung miliknya,’’ ujar Zainal, dikonfirmasi Rabu (23/10/2024).

Saat ditemukan, tubuh korban belum kaku, dan diduga waktu kematiannya belum lebih dari 24 jam.

Polisi mendapat keterangan bahwa korban tidak memiliki sanak saudara, dan sehari hari bekerja sebagai pemulung.

Dari keterangan Maskur, ia terakhir kali melihat korban pada Sabtu (19/10/2024), saat akan pergi bekerja.

‘’Korban meninggal wajar, dari hasil visum tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,’’ tegas Zainal.

Polisi yang iba dengan kondisi korban yang tinggal sebatang kara, akhirnya berinisiatif mengurus pemakaman Rambo.
Bahkan para polisi bergotong royong saat menggali lubang kuburan untuk Rambo.

Zainal berharap, aksi polisi tersebut, bisa mempererat jalinan silaturahmi dengan masyarakat, serta meningkatkan rasa solidaritas di tengah-tengah komunitas.

‘’Kami ingin menunjukkan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum. Tetapi juga bagian dari masyarakat yang siap membantu dalam situasi apapun,’’ kata Zainal lagi.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan