Menu

Mode Gelap
Kapolda Kaltara Kunjungi Pulau Sebatik, Cek Kesiapan Pos Pelayanan dan Pengamanan Lebaran 2026 Senyum Bahagia Anak Anak TKI Malaysia Saat Jembatan Menuju Sekolahnya Selesai Dibangun : Terima Kasih Sangat Buat Bapak Kapolda   Saat Pekik Merdeka Diteriakkan Warga Perbatasan RI – Malaysia Sambil Menanam Padi di Tengah Jalan Berlumpur Tiga Unit Rumah Guru SD di Pedalaman Sembakung Terbakar, Damkar Minta Maaf Karena Lokasi Tak Terjangkau Saat MBG Dinikmati Sejumlah Siswa Siswi Anak TKI Malaysia di Pulau Sebatik Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif

Nunukan

Buka Lahan Dengan Membakar Berakibat Kebakaran 5 Ha Kawasan Hutan di Sembakung Atulai

badge-check


					Aksi petugas saat melakukan pemadaman kebakaran Hutan Desa Pulau Keras, Sembakung Atulai Perbesar

Aksi petugas saat melakukan pemadaman kebakaran Hutan Desa Pulau Keras, Sembakung Atulai

NUNUKAN, infoSTI – Hutan di Desa Pulau Keras, Kecamatan Sembakung Atulai, Nunukan, Kalimantan Utara, terbakar, Rabu (2/10/2024).

Kebakaran tersebut, mengakibatkan kerusakan parah dengan luasan sekitar 5 Ha.

‘’Kejadiannya bermula dari warga pemilik kebun yang membakar lahan miliknya, untuk dipakai bercocok tanam,’’ ujar Kasubid Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Muhammad Basir, dihubungi, Kamis (3/10/2024).

Peristiwa kebakaran, dilaporkan oleh warga sekitar pukul 13.46 wita.
Dari laporan yang masuk ke Posko Damkar dan BPBD Sembakung, seorang pemilik kebun bernama Panyil membakar lahan miliknya untuk bercocok tanam.

Tanpa adanya sekat api yang dibuat, api yang telah berkobar, merambat dengan cepat menuju areal pemakaman umum.

Petugas pemadam, segera menyiapkan dua unit mobil suplai air, membawa mesin pompa BPBD dan mesin pompa milik Polhut untuk menuju lokasi kebakaran yang berjarak sekitar 20 menit dari Posko Damkar Sembakung.

Keterbatasan sarana prasarana di daerah pelosok terpencil, membuat upaya pemadaman berlangsung lumayan lama.

‘’Upaya pemadaman dilakukan mulai 14.20 sampai pukul 17.50 wita. Akhirnya api bisa dikuasai dan segera dilakukan pendinginan untuk memastikan api benar benar padam, dan tidak berpotensi merembet lebih luas,’’ kata Basir.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan