Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Advertorial

Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Kota Tarakan Sasar 1000 Murid SD

badge-check


					Uji coba MBG di Tarakan, untuk 1000 murid SD, Perbesar

Uji coba MBG di Tarakan, untuk 1000 murid SD,

TARAKAN, infoSTI – Pasca sukses melaksanakan simulasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Kabupaten Malinau, kini Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong, melanjutkan uji coba MBG di SDN 045, Kecamatan Tarakan Timur, Binalatung, Pantai Amal, Kota Tarakan, Sabtu (19/10/2024).

“Program ini merupakan program unggulan Bapak Prabowo dan Gibran jadi program pertama untuk mencapai generasi emas 2045,” ujar Togap dalam kunjungan tersebut.

Ia menyebut, program MBG ini sangat penting. Hanya dengan asupan gizi yang lengkap, maka generasi saat ini, akan tumbuh sehat dan cerdas. Mampu mendukung pembangunan negara dimasa depan.

Togap berharap, keberhasilan uji coba program ini, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitarnya.

Melibatkan berbagai sector/bidang, seperti pertanian, peternakan, dan nelayan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara khususnya Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen untuk menyukseskan program ini. Sehingga anak-anak kita bisa bertumbuh besar. Dengan minum susu, dan makanan bergizi, generasi akan cerdas, dan siap menuju Indonesia Emas 2045,” kata dia.

Sementara itu, Pj. Walikota Tarakan, Bustan, mengatakan, suksesi uji coba MBG di Kota Tarakan, berkat kerjasama dan sinergitas sejumlah stakeholder, masing masing, Dinas Sosial, TP-PKK Kota Tarakan, dan berbagai intansi.

“Anggaran MBG untuk saat ini, kita siapkan Rp 20 juta. Dan ini, diserahkan ke fasilitator untuk mengkoordinir beberapa komponen yang membantu pelaksanaan,” tuturnya.

Alasan uji coba MBG, dipusatkan di SDN 045 Tarakan Timur, terkait dengan kasus stunting.

Dimana Tarakan Timur, statistik kasusnya lebih sedikit dibandingkan 3 kecamatan lain di kota Tarakan.

Sekitar 1.000 murid, dihimpun dari SD Negeri 016 Pantai Amal, dan SD Negeri 023 Tanjung Batu, hadir dalam uji coba MBG.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial