Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Nunukan Andre Pratama Temui Perwakilan Pertamina, Bahas Rencana Pembangunan SPBU Nelayan di Pulau Sebatik Operasi Gabungan di Lapas Nunukan, Petugas Sisir Ruang Tahanan, Para Napi Langsung Jalani Tes Urine Dua Kali Terjerat Kasus Narkoba, Oknum Satpol PP Nunukan Akhirnya Dipecat Bupati Nunukan Irwan Sabri, Apresiasi Penempatan PIMPASA di Empat Desa Rawan TPPO dan TPPM Dua Minggu Lebih Ditampung Dinas Sosial Nunukan, Orang Terlantar yang Mengaku ‘Sultan’ Akhirnya Meninggal Dunia Pemda dan DPRD Nunukan Sepakati Raperda APBDP 2026, Ini Rinciannya

Advertorial

Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Kota Tarakan Sasar 1000 Murid SD

badge-check


					Uji coba MBG di Tarakan, untuk 1000 murid SD, Perbesar

Uji coba MBG di Tarakan, untuk 1000 murid SD,

TARAKAN, infoSTI – Pasca sukses melaksanakan simulasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Kabupaten Malinau, kini Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong, melanjutkan uji coba MBG di SDN 045, Kecamatan Tarakan Timur, Binalatung, Pantai Amal, Kota Tarakan, Sabtu (19/10/2024).

“Program ini merupakan program unggulan Bapak Prabowo dan Gibran jadi program pertama untuk mencapai generasi emas 2045,” ujar Togap dalam kunjungan tersebut.

Ia menyebut, program MBG ini sangat penting. Hanya dengan asupan gizi yang lengkap, maka generasi saat ini, akan tumbuh sehat dan cerdas. Mampu mendukung pembangunan negara dimasa depan.

Togap berharap, keberhasilan uji coba program ini, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitarnya.

Melibatkan berbagai sector/bidang, seperti pertanian, peternakan, dan nelayan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara khususnya Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen untuk menyukseskan program ini. Sehingga anak-anak kita bisa bertumbuh besar. Dengan minum susu, dan makanan bergizi, generasi akan cerdas, dan siap menuju Indonesia Emas 2045,” kata dia.

Sementara itu, Pj. Walikota Tarakan, Bustan, mengatakan, suksesi uji coba MBG di Kota Tarakan, berkat kerjasama dan sinergitas sejumlah stakeholder, masing masing, Dinas Sosial, TP-PKK Kota Tarakan, dan berbagai intansi.

“Anggaran MBG untuk saat ini, kita siapkan Rp 20 juta. Dan ini, diserahkan ke fasilitator untuk mengkoordinir beberapa komponen yang membantu pelaksanaan,” tuturnya.

Alasan uji coba MBG, dipusatkan di SDN 045 Tarakan Timur, terkait dengan kasus stunting.

Dimana Tarakan Timur, statistik kasusnya lebih sedikit dibandingkan 3 kecamatan lain di kota Tarakan.

Sekitar 1.000 murid, dihimpun dari SD Negeri 016 Pantai Amal, dan SD Negeri 023 Tanjung Batu, hadir dalam uji coba MBG.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial