Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Paripurna HUT 14 Tahun Kaltara, Muhammad Amin : Kesederhanaan dan Empati di Tengah Kabut Asap yang Melanda Hadiri Pelantikan IWSS Nunukan Periode 2026 – 2031, Irwan Sabri Berpesan Untuk Terus Menjaga Keharmonisan dan Kerukunan Etnis BPBD Warning Potensi Longsor di Lereng di Belakang Kantor KPU Nunukan Kemah Bakti Pramuka 2026, Irwan Sabri : Wadah Penting Bagi Generasi Muda untuk Menggali dan Mengembangkan Potensi Lokal Bawa Masuk Liquid Mengandung Etomidate dari Malaysia, Seorang Warga Sebatik Dicokok Polisi Kejari Nunukan Sidangkan Kasus Penjualan 131 Tabung Gas LPG Ilegal Asal Malaysia

Advertorial

Kemah Bakti Pramuka 2026, Irwan Sabri : Wadah Penting Bagi Generasi Muda untuk Menggali dan Mengembangkan Potensi Lokal

badge-check


					Bupati Nunukan, Irwan Sabri bersama Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Rahmawati Zainal, saat melihat hasil karya dan makanan olahan anak anak Pramuka Nunukan. Dok.Prokopim Nunukan. Perbesar

Bupati Nunukan, Irwan Sabri bersama Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Rahmawati Zainal, saat melihat hasil karya dan makanan olahan anak anak Pramuka Nunukan. Dok.Prokopim Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, menghadiri Upacara Penutupan Kemah Bakti Pramuka 2026 di Bumi Perkemahan SMA Negeri 1 Nunukan Selatan, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan bertema ‘Kreatif dan Inovatif’ ini, berlangsung pada 21 – 23 Oktober 2026, diikuti Pramuka Penegak dari gugus depan SMA dan SMK se-Kabupaten Nunukan.

Upacara penutupan, dipimpin Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, sekaligus Inspektur Upacara,  Rahmawati Zainal.

Rangkaian kegiatan meliputi perkemahan, perlombaan, bakti sosial, dan aktivitas edukatif untuk meningkatkan kedisiplinan, kreativitas, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian peserta.

Para peserta, menampilkan berbagai inovasi makanan ringan, termasuk produk berbahan dasar rumput laut khas daerah Nunukan.

Pada bagian pameran karya, peserta juga menampilkan sejumlah kerajinan tangan berbasis budaya lokal, miniatur rumah adat, serta alat peraga dan media pembelajaran budaya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penanaman bibit jagung bersama di lahan sekolah seluas kurang lebih setengah hektare untuk mengenalkan sektor pertanian kepada pelajar.

Irwan Sabri, mendorong peserta untuk terus mengembangkan keterampilan melalui pembelajaran dan pelatihan. Ia berharap kreativitas yang ditampilkan tidak berhenti pada kegiatan perkemahan, tetapi terus dikembangkan sehingga menghasilkan karya yang berkualitas dan memiliki ciri khas daerah.

‘’Saya berharap kreativitas tersebut terus dikembangkan dengan mengedepankan kedisiplinan, fokus, dan konsistensi dalam menghasilkan karya,’’ ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Kwarda Kaltara telah membuka peluang agar hasil karya dan produk pelajar dapat dibina, disertifikasi halal, serta dipasarkan menjadi oleh-oleh khas daerah.

Untuk menjadikan hasil karya peserta, dapat berkembang menjadi produk yang memiliki keunikan dan mencerminkan identitas daerah. Pemkab Nunukan mendorong konsistensi agar karya tersebut bernilai ekonomis.

“Harapannya, karya-karya ini dapat menjadi ciri khas Kabupaten Nunukan dan menjadi buah tangan bagi setiap tamu yang berkunjung. Karena itu, dukungan dan dorongan dari pemerintah daerah sangat penting agar kreativitas generasi muda terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Rahmawati Zainal, turut mengapresiasi kreativitas peserta.

Menurutnya, perhatian dan dukungan kepala daerah terhadap hasil karya generasi muda dapat meningkatkan semangat mereka untuk terus berkarya.

“Saya melihat hasil karya anak-anak ini luar biasa. Mereka tentu semakin bersemangat ketika hasil karyanya mendapat perhatian dan dipromosikan oleh kepala daerah, termasuk Bupati Nunukan,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial