NUNUKAN, infoSTI – Pj. Sekretaris Daerah Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Jajaran Balai Taman Nasional (TN) Kayan Mentarang, Jumat (18/6/2026).
Kunjungan, bermaksud untuk semakin menguatkan sinergisitas program kerja pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Nunukan.
Kepala Balai TNKM, Seno Pramudito menyampaikan tugas dan fungsi Balai TNKM, termasuk pentingnya membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, pemangku kepentingan, serta masyarakat.
Seno mengatakan, pengelolaan kawasan TNKM tidak dapat dilakukan oleh satu pihak.
Keberadaan kawasan konservasi yang berada di wilayah perbatasan, membutuhkan komunikasi dan dukungan berbagai pihak agar upaya perlindungan kawasan sekaligus program yang berkaitan dengan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami membutuhkan komunikasi, kolaborasi dan dukungan dari pemerintah daerah, instansi vertikal, stakeholder, maupun masyarakat. Karena apa yang kita lakukan di kawasan ini pada akhirnya juga berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” ujar Seno.
Ia sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan, melalui program pemberdayaan.
Ia menguraikan, tercatat sebanyak 23 kelompok masyarakat yang telah menerima dukungan bantuan usaha produktif dengan total anggaran hampir Rp1 miliar dari Balai TNKM.
Bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan lokal, seperti :
Pengembangan Komoditas Lokal (Kopi Krayan) berupa pembagian bibit kopi lokal unggulan untuk mendorong potensi budidaya kopi lokal.
Pada sector pertanian, mereka melakukan pengadaan sarana dan prasarana penunjang, seperti bantuan hand tractor guna meningkatkan produktivitas lahan warga.
Dari sisi budaya, dilakukan bantuan pengembangan usaha kerajinan dan pakaian adat tradisional bagi masyarakat setempat.
‘’Kita ingin komunikasi ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi bagaimana ke depan bisa menjadi kolaborasi dalam melihat potensi dan persoalan yang ada,” katanya.
Pj Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, menyambut positif langkah Balai TNKM dan mendorong agar sinergi ini dapat memperkuat potensi Ekowisata Berkelanjutan, khususnya di wilayah Krayan.
Potensi keanekaragaman hayati dan keunikan budaya masyarakat adat Krayan dinilai memiliki daya tarik ikonik yang berpeluang besar untuk dikembangkan secara matang dalam jangka panjang.
Terlebih, sebagian area kerja Balai TN Kayan Mentarang berada di wilayah administrasi Kabupaten Nunukan, khususnya di kawasan Dataran Tinggi Krayan dan Kecamatan Lumbis.
”Kami menyambut baik dan bersyukur atas silaturahmi ini. Harapan kami, koordinasi ini dapat semakin meningkatkan sinergisitas antara Pemkab Nunukan dengan Balai TN Kayan Mentarang. Keberadaan dan kelestarian alam ini harus memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat melalui program-program pemberdayaan,” ujar Raden.
Pertemuan ini juga membahas berbagai potensi pengembangan wilayah. Salah satunya adalah peluang kajian bersama terkait pengembangan ekowisata berbasis kearifan lokal di kawasan Krayan.
Semua sepakat, berbagai persoalan maupun tantangan di lapangan membutuhkan koordinasi lintas sektor agar dapat ditangani secara bersama-sama.








