Menu ✖

Mode Gelap
Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG Sebanyak 12 SPPG Wilayah Tengah Diresmikan, Dipusatkan di Pulau Sebatik

Advertorial

Hasil Reses DPRD Selalu Menjadi Prioritas Dalam Akselerasi Pembangunan Fisik dan SDM

badge-check


					Pj Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan saat membacakan jawaban Pemda Nunukan atas pandangan umum Fraksi Fraksi DPRD terkait Rperda APBDP 2026. Jumat (18/9/2026). Dok.Taufik. Perbesar

Pj Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan saat membacakan jawaban Pemda Nunukan atas pandangan umum Fraksi Fraksi DPRD terkait Rperda APBDP 2026. Jumat (18/9/2026). Dok.Taufik.

NUNUKAN, infoSTI – Pemkab Nunukan menjawab sorotan Fraksi Kebangkitan Karya Nasional (KKN) agar setiap Reses Anggota DPRD Nunukan selayaknya menjadi bahan evaluasi dan prioritas arah pembangunan fisik dan SDM di perbatasan negara.

Pj Sekda Nunukan Raden Iwan Kurniawan mengatakan, pemerintah daerah tetap memprioritaskan program peningkatan layanan publik ditengah efisiensi anggaran.

Pemda juga terus mendorong pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

‘’Pemerintah Daerah mendukung kebijakan nasional terkait efisiensi anggaran dimana sesuai dengan arahan pemerintah pusat bahwa hasil efisiensi digunakan untuk mendukung prioritas nasional di daerah, diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sanitasi, optimalisasi penanganan pengendalian inflasi, stabilitas harga makanan dan minuman penyediaan cadangan pangan dan prioritas lainnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi,’’ ujar Iwan, Jumat (18/9/2026).

Pemerintah Daerah mendorong sinergitas pembangunan infrastruktur perekonomian dan konektivitas untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi.

Pengembangan UMKM menjadi salah satu sektor ekonomi masyarakat yang akan menggerakkan sektor-sektor lainnya sehingga ekonomi masyarakat dapat berjalan.

‘’Dukungan tersebut melalui pembinaan dan pengembangan bagi pelaku UMKM termasuk pelatihan pelaku UMKM dan wirausaha baru serta fasilitasi akses terhadap modal bagi pelaku UMKM ke Perbankan,’’ ujarnya lagi.

Sejauh ini, Pemda Nunukan telah melakukan upaya jemput bola terhadap layanan kepada pelaku UMKM untuk mengurus perizinan usahanya sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan.

Lenih jauh, Pemkab Nunukan mengapresiasi Fraksi KKN terhadap perhatiannya, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Pemerintah terus berupaya membuka akses layanan publik melalui perbaikan dan peningkatan infrastruktur dasar, penyediaan sarana dan prasarana baik untuk layanan pendidikan maupun kesehatan.

‘’Akselerasi pembangunan infrastruktur konektivitas wilayah terus diupayakan dengan terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,’’ kata Iwan.

Pada akhirnya, Pemda Nunukan mengapresiasi seluruh saran dan masukan terhadap keberpihakan APBD.

Iwan menegaskan, semua pendapatan yang diperoleh oleh pemerintah daerah melalui transfer anggaran pusat dan penerimaan pendapatan daerah yang diterima, tentunya diprioritaskan untuk membiayai program-program prioritas daerah yang disinergikan dengan program-program prioritas pemerintah pusat.

‘’Harapannya setiap anggaran yang direncanakan dan yang dikeluarkan, tentunya akan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ tutupnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial