NUNUKAN, infoSTI – Melimpahnya panen durian di Desa Binuang, dataran tinggi Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara, tak mampu menghasilkan pundi rupiah, tapi justru hanya dimanfaatkan sebagai pakan babi.
Nihilnya akses keluar desa, menjadi kendala dalam menjual hasil panen, sehingga potensi ekonomi yang demikian tinggi, hanya menjadi sebatas pakan ternak.
Kades Binuang, Krayan Tengah, Kalvin menuturkan, jalan utama yang rusak mengakibatkan hambatan dalam menjual hasil panen, dan berimbas pada perekonomian masyarakat.
“Kami hasil panen durian Badui sangat melimpah. Tapi semua kami kasih ke babi saja. Jadi pakan babi,” ujarnya, dihubungi Jumat (13/2/2026).
Buah durian di Desa Binuang, termasuk durian langka dengan buah merah terang, yang disebut Durian Badui.
Durian Badui, memiliki tekstur buah lebih manis, tebal dan harum dibanding durian biasanya.
Namun semua keistimewaan tersebut, tak berharga ketika warga desa Binuang dihadapkan rusaknya akses jalan.
Untuk diketahui, jalanan di dataran tinggi Krayan, selalu menjadi pemberitaan banyak media.
Akses utama yang menghubungkan Krayan – Malinau tersebut, merupakan domain pemerintah pusat, dan menjadi satu satunya harapan bagi perputaran ekonomi masyarakat di wilayah yang berbatasan darat langsung dengan Malaysia ini.
“Kalau kita bawa jalan kaki dari Binuang ke Malinau, bisa seminggu di jalan. Biasanya, sekilo durian merah dibanderol Rp 45.000,” tuturnya.

Durian merah khas Desa Binuang, Krayan yang hanya menjadi pakan ternak akibat rusaknya jalan darat Krayan – Malinau. Dok.Kalvin
Kalvin juga mengirimkan video saat ia memberikan durian merah sebagai pakan babi yang ia ternak.
Babi babi, terlihat berebutan dan demikian lahap menyantap durian merah khas Desa Binuang.
Tak hanya buah durian, hasil panen padi juga hanya bisa masuk lumbung untuk konsumsi pribadi.
Padahal, padi Adan yang merupakan padi khas Krayan, biasa menjadi komodity ekspor hingga Bruney Darussalam.
“Jalan darat Krayan – Malinau saja harapan kami. Selama jalanan itu belum bagus, kondisi kami akan tetap begini,” tegasnya.











