Menu

Mode Gelap
Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia Perahu Terbalik Saat Menyeberang Sungai, Pasangan Suami Istri di Nunukan Ditemukan Tewas Tenggelam Banyak Atap Bangunan Beterbangan Saat Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Melanda Dataran Tinggi Krayan Dilaporkan Hilang, Seorang Nelayan Pulau Sebatik Ditemukan Tewas Dalam Posisi Duduk Diatas Perahu

Kaltara

Pemprov Kaltara Jajaki Rute Penerbangan Internasional Tarakan – Malaysia

badge-check


					Gunernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang saat audiensi bersama managemen Maskapai Air Asia untuk penjajagan penerbangan internasional rute Tarakan - Tawau. Dok. Biro Adpim Kaltara. Perbesar

Gunernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang saat audiensi bersama managemen Maskapai Air Asia untuk penjajagan penerbangan internasional rute Tarakan - Tawau. Dok. Biro Adpim Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), menjajaki rute penerbangan internasional Tarakan – Tawau, Malaysia, bersama Maskapai Air Asia.

“Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas udara sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah beranda terdepan Indonesia,” ujar Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, melalui website resmi Pemprov Kaltara, Rabu (14/1/2026).

Untuk penjajakan awal, Zainal telah melakukan audiensi dengan manajemen PT Indonesia AirAsia di AirAsia Redhouse, Tangerang, pada Senin (12/1/2026) lalu.

Zainal menuturkan, pertemuan yang diikuti Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Datu Iqro Ramadhan, Kepala Dishub Kaltara Idham Chalid.

Kepala Badan Penghubung Kaltara, Teddy Kusuma, dan Perwakilan Otoritas Bandara Internasional Juwata Tarakan ini, pembahasan fokus pada agenda ekspansi jaringan penerbangan internasional yang menghubungkan Tarakan (Indonesia) dengan Tawau (Sabah, Malaysia).

Zainal menekankan, pembukaan rute Tarakan–Tawau, adalah upaya memperkuat posisi Kaltara dalam hubungan perdagangan dan pariwisata lintas batas.

Selain itu, posisi Kota Tarakan, bisa dikatakan sebagai golden gate bagi Kaltara.

“Dengan rute internasional ini, kita membuka keran aksesibilitas yang lebih luas bagi investor dan wisatawan,” katanya.

Ia menegaskan, Pemprov Kaltara sudah siap memfasilitasi kebutuhan operasional maskapai dengan memastikan dukungan dari otoritas bandara dan pemangku kepentingan terkait.

Pemprov juga menjamin fasilitas pendukung di Bandara Internasional Juwata Tarakan memenuhi standar operasional internasional.

Termasuk memberikan dukungan kebijakan sesuai kewenangan daerah guna menjamin keberlanjutan rute tersebut.

“Ini adalah instrumen penting untuk memacu aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan secara signifikan,” tuturnya.

Ia menambahkan, inisiatif ini disambut baik oleh Pihak manajemen AirAsia.

Sebagai langkah awal, AirAsia akan segera melakukan studi kelayakan (feasibility study) yang mencakup aspek teknis operasional serta proyeksi demand pasar di kedua wilayah.

“Saya yakin langkah ini akan menurunkan biaya logistik dan mobilitas manusia, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perdagangan dan jasa,” tuntasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara