TANJUNG SELOR,infoSTI – Permasalahan listrik di wilayah perbatasan RI – Malaysia, dI pedalaman Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Kecamatan Krayan, menjadi tantangan tersendiri.
Selain jalan dan jembatan yang belum sepenuhnya memadai, pasokan listrik juga kerap mengalami gangguan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PLN mengambil langkah strategis dengan menghadirkan mesin pembangkit baru berkapasitas 125 KVA untuk memperkuat pasokan listrik di daerah dataran tinggi tersebut.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Yosua Batara, menjelaskan, pengadaan mesin tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Gubernur Kaltara dan General Manager PT PLN Kaltimra.
‘’Gubernur menekankan pentingnya peningkatan layanan kelistrikan di Krayan yang selama ini sering mengalami pemadaman,’’ ujar Yosua, Minggu (30/11/2025).
Koordinasi tidak hanya dilakukan dengan manajemen PLN Kaltimra, tetapi juga bersama pihak PLN Kaltara.
Pemerintah Provinsi meminta agar Krayan mendapatkan perhatian khusus, mengingat kondisi geografisnya yang tak biasa.
“Mesin baru berkapasitas 125 KVA sudah dikirim dan kini resmi beroperasi di Krayan. Ini diharapkan mampu menstabilkan pasokan listrik yang sebelumnya kerap terganggu,” ujar Yosua.
Dengan berfungsinya mesin tersebut, masyarakat diharapkan segera merasakan perbaikan pelayanan listrik, terutama dalam mengurangi potensi pemadaman yang selama ini menjadi keluhan utama.
Selain memperkuat jaringan, penambahan kapasitas ini dinilai sesuai dengan kebutuhan energi masyarakat Krayan yang terus berkembang.







