Menu

Mode Gelap
Jelang Ramadhan, Polres Nunukan Sidak Gudang, Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga HPN 2026, Imigrasi Nunukan Berharap Media Menciptakan Iklim Informasi yang Transparan dan Konstruktif 500 Orang PMI dari Malaysia Segera Dideportasi Melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Guru Agama Diduga Dianiaya Kepsek Viral, DPRD Kaltara Berpesan Agar Disdik Nunukan Menjalankan Proses Secara Transparan Kasus Dugaan Bulying dan Penganiayaan Guru Agama di Pulau Sebatik, Bupati Nunukan Rekomendasikan Pemberhentian Kepsek Menanti Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Nunukan, Jaksa : Setelah Hasil BPKP Keluar, Segera Kita Tetapkan  

Kaltara

Menderita Sesak Nafas dan Pembengkakan Kaki, Seorang PMI Malaysia Dipulangkan Melalui Nunukan

badge-check


					Yohanis Ilin (48) PMI Malaysia asal NTT direpatriasi melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan karena mengalami sesak nafas dan pembengkakan kaki. Sabtu (25/10./2025). Dok. Edy. Perbesar

Yohanis Ilin (48) PMI Malaysia asal NTT direpatriasi melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan karena mengalami sesak nafas dan pembengkakan kaki. Sabtu (25/10./2025). Dok. Edy.

NUNUKAN, infoSTI – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, bernama Yohanis Ilin (48), warga Desa Wulandoni, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, dipulangkan ke Indonesia, melalui pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (25/10/2025).

‘’Yohanis menderita sesak nafas dan pembengkakan kaki. Sehingga direpatriasi kembali ke Indonesia,’’ ujar Kepala Kantor Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, Kombes Pol Andi Muhammad Ichsan, dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Minggu (26/10/2025).

Repatriasi, dilakukan atas dasar Surat Konsulat Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu Nomor: 066q/PK/10/2025/05/05 tanggal 23 Oktober 2025.

Yohanis, dipulangkan dengan pendampingan petugas Konsulat RI Kota Kinabalu, menggunakan KM. MV.Mid East Express, dan tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, sekitar pukul 12.50 wita.

Diterangkan, Yohanis Ilin sebelumnya sudah mendapat perawatan medis di Hospital Kudat dan Hospital Papar, Sabah, Malaysia.

Namun, kondisinya masih memerlukan perawatan lanjutan di Indonesia.

‘’Setelah tiba di Nunukan, Yohanis kita bawa ke RSUD Nunukan dengan pembiayaan dari BP3MI,’’ jelas Ichsan.

‘’Setelah kondisi kesehatannya dinyatakan pulih, Yohanis akan dipulangkan ke daerah asalnya di Nusa Tenggara Timur untuk diasuh oleh pihak keluarga,’’ kata Ichsan lagi.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara