oleh

LANUD Anang Busra Tarakan Naik Status ke Type A, Gubernur Kaltara  Sambut Positif Hadirnya Alutsista Skuadron UAV 53

TANJUNG SELOR, infoSTI – Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., memastikan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan TNI AU, semakin solid pasca kenaikan status Lanud Anang Busra menjadi Tipe A.

Hal tersebut, ia katakan saat menerima kunjungan silaturahmi Komandan Lanud Anang Busra yang baru, Marsma TNI Andreas Ardianto Dhewo, M.Sc., M.Si (Han), di di Tanjung Selor, Bulungan, Jumat (24/10/2025).

‘’Peningkatan status Lanud yang sangat krusial bagi keamanan Kaltara, khususnya di wilayah perbatasan. Karena keamanan dan pertahanan yang kuat, adalah fondasi utama bagi pembangunan daerah,” ujar Zainal.

Peningkatan status Lanud Anang Busra dari Tipe B menjadi Tipe A membawa dampak signifikan bagi kapabilitas pertahanan dan pengamanan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara).

Marsma TNI Andreas Ardianto Dhewo, menjelaskan, perbedaan utama status Lanud Tipe A dan Tipe B adalah skala dan kompleksitas fasilitas serta peran operasionalnya.

Lanud Tipe A memiliki fasilitas yang lebih lengkap, kemampuan melayani berbagai jenis pesawat (termasuk pesawat angkut besar dan tempur), dan biasanya dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat Marsekal Pertama (bintang satu).

Sebaliknya, Lanud Tipe B memiliki keterbatasan jenis pesawat yang dilayani dan infrastruktur yang lebih sederhana, serta umumnya dipimpin oleh Kolonel. 

Andreas menegaskan, kenaikan status ini memerlukan penguatan sinergi, terutama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah Daerah (Pemda).

“Ini silaturahmi awal, karena saya jadi warga baru Kaltara. Dengan adanya kenaikan status Lanud dari Tipe B menjadi Tipe A, Komandan baru Lanud telah mengalami perubahan status. Sehingga perlu memperkuat sinergi dengan Forkopimda, terutama dengan Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, TNI/Polri memiliki peran ganda, tidak hanya pertahanan, tetapi juga mendukung pembangunan.

“Kami TNI/Polri punya peran dan kewajiban untuk mengikuti setiap program-program Pemda. Fasilitas yang kita miliki bisa bersinergi, bisa dimanfaatkan juga oleh Pemda dalam rangka memajukan Kaltara,” tambahnya.

Andreas kemudian membeberkan detail teknis yang menjadi keistimewaan dari Lanud Tipe A.

Peningkatan status ini akan diikuti dengan penambahan alutsista strategis, yakni Skuadron UAV 53.

Untuk diketahui, Skuadron Udara 53 adalah satuan baru TNI AU yang berbasis di Lanud Anang Busra, Tarakan, Kalimantan Utara, untuk mengoperasikan pesawat nirawak (UAV).

Skadron ini akan memperkuat pertahanan udara perbatasan, dilengkapi dengan drone tempur seperti CH-4, yang memiliki kemampuan intelijen, pengintaian, pengawasan (ISR), dan serangan.

Pembentukannya merupakan bagian dari upaya TNI AU untuk modernisasi pertahanan dengan sistem yang lebih canggih dan efisien.