Menu

Mode Gelap
Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia Perahu Terbalik Saat Menyeberang Sungai, Pasangan Suami Istri di Nunukan Ditemukan Tewas Tenggelam Banyak Atap Bangunan Beterbangan Saat Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Melanda Dataran Tinggi Krayan Dilaporkan Hilang, Seorang Nelayan Pulau Sebatik Ditemukan Tewas Dalam Posisi Duduk Diatas Perahu

Kaltara

LANUD Anang Busra Tarakan Naik Status ke Type A, Gubernur Kaltara  Sambut Positif Hadirnya Alutsista Skuadron UAV 53

badge-check


					Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang saat menyambut kedatangan Danlanud Anang Busro yang baru Marsma TNI Andreas Ardianto Dhewo, di Tanjung Selor, Bulungan, Jumat (24/10/2025). Dok.Biro Adpim. Perbesar

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang saat menyambut kedatangan Danlanud Anang Busro yang baru Marsma TNI Andreas Ardianto Dhewo, di Tanjung Selor, Bulungan, Jumat (24/10/2025). Dok.Biro Adpim.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., memastikan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan TNI AU, semakin solid pasca kenaikan status Lanud Anang Busra menjadi Tipe A.

Hal tersebut, ia katakan saat menerima kunjungan silaturahmi Komandan Lanud Anang Busra yang baru, Marsma TNI Andreas Ardianto Dhewo, M.Sc., M.Si (Han), di di Tanjung Selor, Bulungan, Jumat (24/10/2025).

‘’Peningkatan status Lanud yang sangat krusial bagi keamanan Kaltara, khususnya di wilayah perbatasan. Karena keamanan dan pertahanan yang kuat, adalah fondasi utama bagi pembangunan daerah,” ujar Zainal.

Peningkatan status Lanud Anang Busra dari Tipe B menjadi Tipe A membawa dampak signifikan bagi kapabilitas pertahanan dan pengamanan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara).

Marsma TNI Andreas Ardianto Dhewo, menjelaskan, perbedaan utama status Lanud Tipe A dan Tipe B adalah skala dan kompleksitas fasilitas serta peran operasionalnya.

Lanud Tipe A memiliki fasilitas yang lebih lengkap, kemampuan melayani berbagai jenis pesawat (termasuk pesawat angkut besar dan tempur), dan biasanya dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat Marsekal Pertama (bintang satu).

Sebaliknya, Lanud Tipe B memiliki keterbatasan jenis pesawat yang dilayani dan infrastruktur yang lebih sederhana, serta umumnya dipimpin oleh Kolonel. 

Andreas menegaskan, kenaikan status ini memerlukan penguatan sinergi, terutama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah Daerah (Pemda).

“Ini silaturahmi awal, karena saya jadi warga baru Kaltara. Dengan adanya kenaikan status Lanud dari Tipe B menjadi Tipe A, Komandan baru Lanud telah mengalami perubahan status. Sehingga perlu memperkuat sinergi dengan Forkopimda, terutama dengan Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, TNI/Polri memiliki peran ganda, tidak hanya pertahanan, tetapi juga mendukung pembangunan.

“Kami TNI/Polri punya peran dan kewajiban untuk mengikuti setiap program-program Pemda. Fasilitas yang kita miliki bisa bersinergi, bisa dimanfaatkan juga oleh Pemda dalam rangka memajukan Kaltara,” tambahnya.

Andreas kemudian membeberkan detail teknis yang menjadi keistimewaan dari Lanud Tipe A.

Peningkatan status ini akan diikuti dengan penambahan alutsista strategis, yakni Skuadron UAV 53.

Untuk diketahui, Skuadron Udara 53 adalah satuan baru TNI AU yang berbasis di Lanud Anang Busra, Tarakan, Kalimantan Utara, untuk mengoperasikan pesawat nirawak (UAV).

Skadron ini akan memperkuat pertahanan udara perbatasan, dilengkapi dengan drone tempur seperti CH-4, yang memiliki kemampuan intelijen, pengintaian, pengawasan (ISR), dan serangan.

Pembentukannya merupakan bagian dari upaya TNI AU untuk modernisasi pertahanan dengan sistem yang lebih canggih dan efisien.  

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara