Menu

Mode Gelap
Jembatan Sei Batang Rusak, Aktifitas Anak Sekolah Terhambat, TBS Petani Sawit Terancam Membusuk Tak Terangkut Belum Setahun Jembatan Beton di Pulau Sebatik Rusak, DPRD : Ada yang Salah Pada Perencanaannya SLB Nunukan Masih Kekurangan Guru, Fasilitas Gedung Masih Butuh Banyak Perbaikan DPRD Nunukan Minta Penanganan Banjir Pulau Sebatik Jadi Prioritas Perjuangan Petugas PLN Mengirim BBM ke PLTD Krayan, Berkubang Lumpur Dalam, Tidur di Hutan Berhari Hari Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun

Advertorial

31 Sekolah dan 286 Ibu Hamil dan Menyusui Menerima Program MBG Perdana di Pulau Sebatik

badge-check


					Bupati Nunukan, Irwan Sabri meresmikan MBG perdana di Pulau Sebatik, Senin (14/7/2025). Dok.Prokopim. Perbesar

Bupati Nunukan, Irwan Sabri meresmikan MBG perdana di Pulau Sebatik, Senin (14/7/2025). Dok.Prokopim.

NUNUKAN, infoSTI – Jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mulai merambah ke Pulau Sebatik.

Untuk MBG perdana di Pulau Sebatik, didistribusikan bagi dua Kecamatan, masing masing, Kecamatan Sebatik Utara, dan Kecamatan Sebatik Timur.

Di Kecamatan Sebatik Utara, terdapat 17 unit sekolah sasaran MBG, mulai PAUD hingga SMA, Madrasah Ibtidaiyah sampai Madrasah Aliyah, dengan dengan jumlah 2.796 paket.

Sebanyak 286 paket MBG, diperuntukkan bagi ibu hamil dan menyusui.

Sehingga total paket menu yang didistribusikan untuk Kecamatan Sebatik Utara, sebanyak 3.082 paket.

Sementara untuk Kecamatan Sebatik Timur, masih diprioritaskan khusus kepada murid sekolah.

Tercatat ada 14 unit sekolah, dengan total 2.434 paket MBG.

Launching MBG perdana ini, dibuka Bupati Nunukan Irwan Sabri, tepat saat hari pertama masuk sekolah untuk tahun ajaran 2025 – 2026.

Kunjungan, dilakukan Irwan di SMP Negeri 1 Sebatik Utara yang dilanjutkan ke SD Negeri 001 Sebatik Utara.

‘’Semoga MBG ini berjalan dengan baik dan lancar, sehingga anak-anak di wilayah perbatasan bisa mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Anak anak nantinya bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, cerdas dan berkarakter,’’ ujarnya.

Kepada pihak penyedia MBG, Irwan Sabri berpesan untuk menjaga kebersihan dan  kehigienisan makanan yang dikelola.

Dan yang paling penting, bahan makanan yang diolah harus yang segar dan tidak mudah basi.

‘’Untuk anak anak sekolah, kurangi jajan di luar supaya uang jajannya bisa ditabung dan digunakan untuk hal-hal lain yang lebih berguna dan bermanfaat,’’ kata dia.

Sejauh ini, MBG di Kabupaten Nunukan baru menyasar Nunukan Kota dan Pulau Sebatik.

Diketahui, MBG di Nunukan, dimulai perdana Senin (6/1/2025), di Kecamatan Nunukan Selatan, dengan target 2.556 pelajar dari 6 sekolah, dari jenjang SD hingga SMA.

Menu MBG, disediakan Yayasan Abi Al Ummi, dengan lokasi dapur berlokasi di Jalan Anasta Wijaya, Nunukan Selatan.

Dan meluas ke Kecamatan Nunukan, mulai Senin (13/1/2025), dengan target sasaran sebanyak 3.340, mulai PAUD hingga SMA (Data Dinas Pendidikan Nunukan).

Menu MBG di Nunukan Kota, disiapkan LKSA Aisyiyah Ruhama, dengan penyedia menu usaha katering An Nisa, Jalan Sei Bilal, Nunukan Barat.

Sementara untuk MBG perdana di Pulau Sebatik, dibawah koordinasi dan tanggung jawab Yayasan Sinergi Inklusi Akses Pangan.

Hadir dalam acara ini, Kadis Pendidikan Nunukan, Akhmad. Para Camat di Pulau Sebatik, Tokoh Masyarakat, Forkopimcam Sebatik, dan sejumlah perwakilan sekolah penerima MBG.

Serta perwakilan Yayasan Sinergi Inklusi Akses Pangan, Agus Salim.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial