Menu

Mode Gelap
Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi Apresiasi Perekrutan Pemuda Dayak Sebagai TNI, DPRD Nunukan Berharap Kodim 0911 Programkan TNI Mengajar Narasi Larangan Buka Lahan dengan Membakar, ‘Arogansi Intelektual’ yang Mendiskreditkan Masyarakat Adat Dayak

Advertorial

Hadiri Munas Aswakada di Yogyakarta, Hermanus : Sebuah Komitmen Mempererat Harmonisasi Pemimpin Daerah

badge-check


					Wakil Bupati Nunukan, Hermanus bersama sejumlah Wakil Kepala Daerah berbagai Kabupaten di Indonesia, saat menghadiri Munas ASWAKADA di DIY Yogyakarta, Kamis (3/7/2025). Perbesar

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus bersama sejumlah Wakil Kepala Daerah berbagai Kabupaten di Indonesia, saat menghadiri Munas ASWAKADA di DIY Yogyakarta, Kamis (3/7/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Wakil Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Hermanus, menghadiri Musyawarah Nasional Transformasi Forum Wakil Kepala Daerah (Forwakada) menjadi Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) Ke – I di Kota Yogyakarta, Kamis (3/7/2025).

Selain melakukan transformasi dari Forwakada menjadi Aswakada, Munas ini juga menggendakan pemilihan ketua dan jajaran pengurus Aswakada untuk lima tahun mendatang.

Ketua Forwakada Robby Nahliyansyah menyampaikan, Munas Aswakada bertujuan untuk menjadikan Aswakada sebagai rumah besar bagi wakil kepala daerah di seluruh Indonesia.

‘’Aswakada diharapkan menjadi wadah komunikasi dan silaturahmi bagi para wakil kepala daerah dalam mengharmonisasikan hubungan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah,’’ ujar Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Jambi ini.

Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Anwar Harun Damanik,  berharap Munas Aswakada bisa makin memperjelas pembagian tugas antara kepala daerah dan wakil kepala daerah.

‘’Agar muncul harmoni antara kepala daerah dan wakil kepala daerah, maka harus dibangun komunikasi yang efektif, pembagian tugas yang jelas, serta komitmen menjaga etika dan loyalitas,’’ kata dia.

“Kepala daerah dan wakil kepala daerah bukan hanya pasangan politis, tetapi mitra strategis untuk melaksanakan pemerintahan, sehingga harapanya mereka bisa bersinergi dengan baik,” imbuh Anwar.

Harapan senada juga disampaikan oleh Wabup Nunukan, Hermanus.

‘’Fokus Munas Aswakada harus diarahkan untuk membangun sistem yang memungkinkan terbangunnya sinergi dan harmonisasi yang lebih baik antara kepala daerah dan wakil kepala daerah,’’ katanya.

Acara ini, dihadiri kurang lebih 250 wakil kepala daerah seluruh Indonesia.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial