Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Kaltara

Panen Raya di Kebun Sayur Lapas Nunukan, Hasilkan 125 Kg Sayuran Hijau

badge-check


					Panen raya Lapas Nunukan. Hasilkan 125 Kg sayur mayur segar. Program pengembangan pertanian bagi WBP diharap menjadi bekal pasca menyelesaikan masa pidana. Perbesar

Panen raya Lapas Nunukan. Hasilkan 125 Kg sayur mayur segar. Program pengembangan pertanian bagi WBP diharap menjadi bekal pasca menyelesaikan masa pidana.

NUNUKAN, infoSTI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan, Kalimantan Utara, melaksanakan panen raya hasil program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan di SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) Lanuka (Lapas Nunukan), Kamis (17/4/2025).

Ada lebih dari 1 hektar lahan yang ditanami sayur mayur, dengan hasil panen kali ini sebanyak 125 Kg sayuran beragam jenis.

Terdiri dari kangkung dengan hasil panen sebanyak 60 Kg, sawi sebanyak 30 Kg, paria sebanyak 15 Kg. Labu putih sebanyak 10 Kg, dan terong ungu sebanyak 10 Kg.

‘’Hasil panen raya tersebut kita pasarkan,’’ ujar Kalapas Nunukan, Puang Dirham, Jumat (18/4/2025).

Hasil tanaman kebun sayur mayur yang dipanen, cukup segar dengan kualitas yang baik.

Puang mengatakan, kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan pertanian di Lapas Nunukan.

Sekaligus menunjukkan komitmen Lapas Nunukan dalam menjalankan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Melalui panen raya, diharapkan para WBP dapat memperoleh keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Kami berharap ini menjadi langkah awal yang terus berlanjut. Tidak hanya panen hari ini, tapi juga masa depan yang lebih baik bagi mereka,” kata Puang.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara